godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Desember 5 2021
Home / Hukrim / Gara-Gara Menolak Cinta, Guru SMP Purworejo Tewas Dianiaya
Ilustrasi guru SMP di Purworejo tewas dibunuh

Gara-Gara Menolak Cinta, Guru SMP Purworejo Tewas Dianiaya

PURWOREJO, NusantaraPosOnline.Com-Seorang guru salah satu SMP Purworejo, Wira Akhadiyati (33), warga Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, ditemukan tewas dirumahnya. Minggu (31/10/2021) sekira pukul 06.00 WIB. Wira tewas dianiaya orang yang diduga menaruh hati padanya. Sementara satu korban lain, Rofingatun (66), mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Tjitrowardojo Purworejo.

Terduga pelaku sebut saja Asmara Eyang (AY), 55 tahun, warga Desa Secang, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, yang sehari-hari bekerja serabutan. Motif Penganiayaan Diduga Persoalan Asmara Motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga tewas diduga akibat persoalan asmara.

“Pelaku mengenal korban karena pernah bekerja sebagai tukang di rumah korban. Motifnya diduga karena sakit hati, pelaku naksir korban namun ditolak. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran, senjata yang dipergunakan menganiaya para korban juga belum ditemukan,” Kata Kapolsek Grabag, AKP Sarjana saat dihubungi, Minggu petang (31/10/2021).

Kasi Humas Polres Purworejo, Iptu Madrim menjelaskan bahwa, peristiwa itu terungkap bermula saat salah satu warga, Dedi Setiyawan mendengar teriakan orang minta tolong. “Setelah dicari ke arah sumber suara dari rumah korban, saksi melihat pelaku keluar dari dalam rumah sambil berlari ke arah utara. Lalu saksi masuk dan melihat korban sudah tergeletak di lantai bersimbah darah,” kata Iptu Madrim.

Melihat kondisi korban, saksi Dedi kemudian kekuar untuk meminta tolong warga lain. Korban kemudian dilarikan ke RS Palang Biru Kutoarjo untuk mendapatkan pertolongan. “Namun sayang, korban Wira Akhadiyati meninggal dunia di RS Palang Biru, sedangkan ibu korban, Rofingatun dalam keadaan kritis dirujuk ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo.

“Korban meninggal masih di RSUD Tjitrowardojo menunggu pemeriksaan (otopsi) dari Polda Jateng,” lanjut Iptu Madrim. Lebih lanjut, Kasi Humas mengimbau agar pelaku AY segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Min)

Check Also

Demo Ormas Pemuda Pancasila Di Gedung DPR Berakhir Ricuh, 21 Orang Diamankan Polisi

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) di depan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!