PONOROGO, NusantaraPosOnline.Com-Pelaku malaing motor Honda Vario di toko keramik, Jalan Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, ini terbilang apes.
Pasalnya setelah membawa kabur motor curiannya, ia ketangkap saat motornya kehabisan BBM (Bahan bakar minyak) di Kabupaten Magetan, dan motor curiannyapun kini ikut diamanakan polisi.
Maling motor ini berinisial YA (24 tahun) asal Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa timur.
Kapolsek Ponorogo, AKP Harto Kusbiantoro mengatakan kejadian pencurian sepeda motor ini terjadi pada Senin petang 11 Juli 2022. Motor yang dicuri bernopol AE 3448 WW milik Luluk seorang karyawan di toko keramik yang ada di Jalan Juanda, Ponorogo. Kejadian ini sudah dilaporkan oleh korban ke Maposek Ponorogo.
“Setelah dapat laporan itu kami langsung mendatangi TKP yakni toko keramik yang ada di Jalan Juandaa, dan melihat rekaman CCTV.’’ kata Kusbiantoro. Selasa (12/7/2022).
Menurut Harto, setetelah melihat CCTV milik toko it, pihaknya berhasil mengantongi identitas pelaku dan segera memburu pelaku. Malam itu, Kusbintoro juga berkoordinasi dengan Polres Magetan dan akhirnya motor dan pelaku ditemukan di Magetan.
“Pelakunya berinisial YA, ternyata pelakunya ini diduga adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pelaku ini membawa motor tersebut dalam keadaan tidak mengerti arah. YA hanya mengendarai sepeda motor tanpa mengetahui tujuannya. YA ini kehabisan bensin di kawasan Magetan kota” Terang Kusbiantoro.
Saat motor itu kehabisan BBM, pelaku didatangi oleh warga dan ditanya di mana adasal rumahnya. Namun, YA tidak bisa menjawab. Warga yang curiga, kemudian melapor ke polsek setempat.
“Polres Magetan langsung berkoordinasi dengan kami, dan selanjutnya menangkap YA dan mengamankan motor yang dicurinya pelaku.’’ ujar dia.
Kusbintoro menambahkan, bahwa YA ini adalah ODGJ. Ia mengalami gangguan psikologis karena sering pindah sekolah. Namun, belakangan pelaku sudah lama tidak berobat. Hingga akhirnya gangguan jiwanya kumat lagi.
“Rencanahnya besok pagi saya akan menyerahkannya ke dokter di rumah sakit untuk diperiksa kesehatan dan kejiwaannya. Saat ini, polisi sedang menunggu hasil penyelidikan terlebih dahulu. Namun, jika melihat pelakunya adalah ODGJ, maka bisa mengarah ke restorative justice.” Tandasnya.
Sementara itu, Luluk korban pencurian motor, dirinya mengaku lega lantaran sepeda motor miliknya sudah kembali ke tangannya. Dia memilih menyerahkan kasusnya itu polisi. (Edy)










