godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Oktober 24 2021
Home / Hukrim / Gunakan Dana Desa Untuk Judi, Mantan Kades Di Mojokerto Ditahan
Riyantono (43) mantan Kepala Desa Sumberwuluh

Gunakan Dana Desa Untuk Judi, Mantan Kades Di Mojokerto Ditahan

MOJOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Kejari Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menahan seorang bernama Riyantono (43)  mantan Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong. Terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) senilai Rp.274 juta.

Tersangka Riyantono ditahan setelah Kejari Kabupaten Mojokerto menerima berkas perkara P21 dari penyidik Polres Mojokerto Kota pada Rabu (24/3/2021) siang.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Mojokerto, Indra Subrata mengatakan berkas perkara kasus dugaan korupsi Dana desa dengan tersangka atas nama Riyantono mantan Kades Sumberwuluh, beserta barang buktinya dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat P21 tahap dua.

“Tersangka kini dilakukan penahanan oleh Kejari Kabupaten Mojokerto di Lapas Klas-IIB Mojokerto,” ungkapnya, Rabu (24/3/2021).

Indra memaparkan, tersangka Riyantono diduga menyalahgunakan wewenangt saat menjabat sebagai Kades Sumberwuluh 2013-2019. Kasus ini bermula, tahaun 2018, Pemdes Sumberwuluh menerima dana Dana Desa tahap 1 dan tahap 2 dari Pemerintah pusat sebesar  Rp.438.576.600.

Sesuai Rencana Anggaran Biaya Desa (RABDesa) Dana desa tersebut akan digunakan untuk membiayai lima kegiatan pembangunan fisik di Desa Sumberwuluh. Adapun rincian lima paket pekerjaan fisik, yaitu :

(1). Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Selogendogo senilai Rp.55.447.100.
(2). Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Geneng senilai Rp.103.094.800.
(3). Pembangunan saluran air (Drainase) di Dusun Jombangan senilai Rp.132.256.200
(4). Pembangunan saluran air (Drainase) di Dusun Selogendogo senilai Rp.99.158.100 yang hanya terserap atau terealisasi Rp.70.788.100 (Dikarenakan DD tahap III tidak dapat dicairkan).
(5). Pembangunan jalan paving di Dusun Selogendogo senilai Rp.55.730.800.

“Pada tahap pengerjaan lima paket pekerjaan tesebut, tidak dikerjakan sampai selesai. Seperti pembangunan TPT tidak dikerjakan secara rampung. Bahkan, pengerjaan pembangunan TPT dan jalan paving Dusun Selogendogo tidak dikerjakan sama sekali atau fiktif,” ucap Indra.

Indra menyebutkan, pembangunan infrastruktur yang belum selesai, karena anggaran DD yang ada di rekening kas desa, yang sudah ditarik tunai oleh tersangka Riyantono, tidak sepenuhnya digunakan untuk pembiayaan pengerjaan bangunan di desa. Angaran Dana desa diselewengkan tersangka Riyantono untuk berjudi dan keperluan pribadi.

“Akibat perbuatan tersangka Riyantono selaku Kepala Desa Sumberwuluh 2013-2019 telah merugikan keuangan negara sekitar Rp.274.053.584.50.” Ujarnya.

Atas perbutnya tersangka dituduhkan melanggar Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” pungkasnya. (Ags)

Check Also

Korupsi Jalan, KPK Tangkap Wakil Ketua Dewan Direksi PT Wika-Sumindo

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua Dewan Direksi PT. Wika-Sumindo, Petrus Edy Susanto …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!