godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Pemerintah / “Jaksa Jaga Desa” Di Kabupaten Jombang Di Launching Bupati Jombang
Kajari Jombang, Imran SH, MH (Duduk di Tengah) diacara Launching program "Jaksa Jaga Desa" Di Balai Desa Mojokambang Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jumat (11/6/2021) pagi

“Jaksa Jaga Desa” Di Kabupaten Jombang Di Launching Bupati Jombang

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Imran SH, MH, Sekdakab Jombang, Camat Bandar Kedungmulyo beserta Forkopimcam serta dan Kepala Desa Mojokambang, Melaunching Program Penyuluhan Hukum “Jaksa Jaga Desa” Di Balai Desa Mojokambang Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jumat (11/6/2021) pagi, yang ditandai dengan peresmian Posko Pelayanan Hukum.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Jombang dan jajarannya, Sekdakab Jombang DR. Akh Jazuli SH,  MSi, Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, Camat Bandarkedungmulyo dan jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Mojokambang dan perangkat Desa Mojokambang.

Lewat program kegiatan Jaksa Jaga Desa,  kedepan diharapkan dapat memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan tata kelola keuangan desa yang baik. Hal itu, dimulai dari pengelolaan administrasi di tingkat pemerintah desa.

Salah satu dari lima proyek jalan lapen dibiayai Dana Desa tahun 2021 di kabupaten Jombang, yang diduga telah dijaga Kajari Jombang, dan jajaranya.

“Saya berharap “Program Jaksa Jaga Desa ini, kedepan dapat membantu mengawal dan mencegah terjadinya penyalahgunaan dana desa”, tutur Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang ini juga mengapresiasi inovasi Jaksa Jaga Desa program sinergi Kejaksaan Agung dengan Kementerian Desa yang sudah ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Negeri Jombang dengan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Program Jaksa Jaga Desa adalah menjadikan kejaksaan sebagai rumah yang nyaman bagi perangkat desa dalam menjalankan dan menyampaikan permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan dana desa, sehingga bisa menghindari kesan ketakutan bagi kepala desa dan perangkat perangkat desa dalam organisasi dana desa.

Dengan program ini juga diharapkan akan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hukum. Dengan adanya program Jaksa Jaga Desa juga akan terjalin hubungan yang baik dan berkesinambungan antara Jaksa dan masyarakat. Demi mendukung terlaksananya visi Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing.

Kepada para Kepala Desa beserta Perangkat Desa, Bupati Jombang berpesan agar tidak ada keraguan jika ingin berkonsultasi, bertanya kepada Jaksa dalam melangkah memberikan diharapkan pelaksanan tugas-tugas terutama dalam melaksanakan program dana ADD dan DD serta program lainnnya yang ada di desa dapat berjalan lancar.

“Saya berharap melalui program inovasi Jaksa Jaga Desa ini dapat meningkatkan kerjasama, untuk saling menjaga dan mendukung tugas dan fungsi masing-masing pihak, sehingga terlaksana hasil tata kelola keuangan administrasi desa yang baik dan benar”, tandas Bupati Mundjidah Wahab.

Kepala Kejaksaan Negeri Imran, SH, MH, mengatakan Kejaksaan Negeri Jombang siap membuka diri. Kejaksaan Negeri Jombang dibawa nahkodanya siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Masyarakat tidak perlu takut datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Jombang untuk berkonsultasi atau sharing. Bahkan kini sudah ada Jaksa Jaga Desa. Ini disampaikan Imran, Kajari Jombang dalam sambutannya.

Dikatakan oleh Imran SH, MH, Kajari Jombang, bahwa jajaran Kejaksaan Negeri Jombang akan terbuka untuk menyampaikan titik titik rawan terjadinya tindak pidana korupsi. Menurutnya akan lebih baik  melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi.

Kepala Kejaksaan yang 17 kali pindah tugas ini siap melakukan sosialisasi diseluruh Desa di Kabupaten Jombang. Kejaksaan Negeri Jombang siap menekan kejahatan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat hukum. Menurutnya penegakan hukum dikatakan berhasil jika mampu menekan tingkat kejahatan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Penyuluhan hukum diberikan untuk mengajak Kades, Camat dan perangkatnya dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi. Mereka dapat bekerja dengan baik,  tidak ada intervensi atau gratifikasi. “Saat ini sudah tidak ada lagi jarak dan ketakutan lagi di masyarakat untuk berkonsultasi tentang pengetahuan hukum. Agar pelaksanaan APBDes dapat berjalan sesuai dengan aturan dan peraturan perundang-undangan sesuai dengan peruntukannya”, tutur Imran

Kejaksaan ingin dalam fungsi preventif bersama-sama dengan aparat pemerintah mengusung dan mengawal pembangunan  terutama di desa agar bisa berjalan dengan tepat waktu, mutu, dan tepat sasaran, pungkasnya. (Humas dan Protokol Pemkab Jombang)

Check Also

Bupati Jombang Lantik Pj Sekda Dan 133 Pejabat Lainya

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, lantik Penjabat Sekda dan 133 Pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!