godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Kamis , Februari 25 2021
Home / Hukrim / Ketua Inkindo Sumut, Buronan Kasus Korupsi Peta Rawan Bencana Ditangkap Kejati
Pendi Sebayang, saat ditangkap Tim Tabur Kejati Sumut

Ketua Inkindo Sumut, Buronan Kasus Korupsi Peta Rawan Bencana Ditangkap Kejati

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Direktur Utama PT. Pemutar Argeo Consultan Enginering Pendi Sebayang (57) terpidana buronan kasus Korupsi pembuatan Peta Rawan Bencana Tingkat Kabupaten di Kabupaten Karo, Di tangkap Tim Tabur (Tim tangkap buronan) Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera utara (Sumut).

Pendi yang juga merupakan ketua Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sumatera Utara, ditangkap di rumahnya di Jalan Bunga Wijaya Kesuma XVI Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Rabu  (20/1/2021).

Kajati Sumut IBN Wiswantanu melalui Asintel Kejatisu Dwi Setyo Budi Utomo menyampaikan bahwa pada saat penangkapan, terpidana tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Kantor Kejati Sumut untuk proses administrasi.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 732.k/Pid.Sus/2017 tanggal 17 Oktober 2017 dan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Medan Nomor: Print-21/N.2.10/Ft.2/11/2017 tanggal 20 November 2017, Terpidana Pendi Sebayang terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 subsidiair pasal 3 jo pasal 18 UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Terpidana Pendi Sebayang yang juga Ketua Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sumatera Utara terlibat dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pembuatan Peta Rawan Bencana Tingkat Kabupaten di Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat dengan nilai proyek sebesar Rp. 1,4 Milyar, tahun anggaran 2012 pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara,” kata mantan Kajari Medan ini.

Lebih lanjut Asintel menyampaikan bahwa berdasarkan putusan Mahkamah Agung, terpidana diganjar dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara.

Selanjutnya, terpidana diserahkan kepada Kejari Medan yang diwakili oleh Kasi Intel Kejari Medan Bondan Subrata beserta tim untuk selanjutnya dibawa ke kantor Kejari Medan dan proses administrasi.

“Setelah kita lengkapi semua dokumennya, termasuk rapid test antigen, selanjutnya terdakwa kita serahkan ke lapas Tanjung Gusta Medan,” kata Bondan. (bd)

Check Also

Sidang Ekstasi Heboh, 16 Butir BB Hilang Dari Dakwaan, Ditanya Hakim JPU Gelagapan

MEDAN, NusantaraPosOnline.Com-Sidang perkara narkotika Golongan I jenis pil ekstasi di ruang cakra 9 Pengadilan Negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!