godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Juni 22 2021
Home / Hukrim / Kinerja Kejari Jombang Melempem Hampir 4 Bulan Dua Tersangka Korupsi Belum Ditahan
Kantor Kejari Jombang, Jl. KH. Wahid Hasyim No.188, Kepanjen, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kinerja Kejari Jombang Melempem Hampir 4 Bulan Dua Tersangka Korupsi Belum Ditahan

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Hampir empat bulan, dua orang tersangka kasus korupsi belum ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, mengundang pertanyaan dari banyak pihak. Bahkan, sebagian warga Kota santri menilai, Kinerja Kejari Jombang ini makin melempem alias lembek dalam pemberantasan korupsi.

Dua orang tersangka kasus korupsi tersebut yakni, pertama Solahuddin (55) pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Rejeki di Desa Kauman Kecamatan Mojoagung, Jombang. Tersangka dugaan korupsi  penyaluran pupuk bersubsidi, yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 431 juta.

Solahuddin, diumumkan sebagai tersangka oleh Kejari Jombang, pada Selasa 16 Februari 2021 lalu. penetapan tersangka tersebut sesuai surat penetapan tersangka nomor Kep 01/M.5.25/FD.1/02/2021. Sampai hari ini Solahuddin, belum ditahan oleh Kejari Jombang.

Selanjutnya, yang kedua Cucuk Suhardi (47) selaku Derektur CV Media Mentari, Sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perpustakaan desa (Perpusdes) dari Dana Desa (DD) tahun 2019, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 328 juta.

Cucuk Suhardi, diumumkan sebagai tersangka oleh Kejari Jombang, pada Rabu 3 maret 2021. Setelah ditetapkan tersangka sampai hari ini belum ditahan oleh Kejari Jombang.

Koordinator Lsm Aliansi rakyat anti korupsi (Lsm Arak) Safri Nawawi, mengatakan, ia memdesak Kejari Jombang harus bekerja serius, karena kewibawaan hukum, rasa keadilan masyarakat yang perlu dijaga, jangan hanya sibuk mengurusi proyek Dana desa, saja.

“Oleh karena itu kami berharap Kejari Jombang segera menahan kedua tesangka korupsi yaitu Solahuddin, dan Cucuk Suhardi. Hal ini untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat. Kalau tidak segera ditahan, kinerja Kejari Jombang dalam pemberantasan korupsi layak dipertanyakan.” Kata Safri. Senin (7/6/2021).

Ia menambahkan, hukum jangan hanya tajam kebawah. “Masak kalau tersangka maling ayam, langsung dijebloskan kepenjara, tapi tersangka korupsi, dibiarkan bebas berkeliaran diluar penjara. Hal ini akan cederai rasa keadilan dimasyarakat. Oleh karena kami, mendesak Kejari Jombang segera menahan keduanya. Kalau tidak kami tidak segan-segan untuk mendemo Kejari Jombang.” Tegas safri.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang,  Imran, SH, mengatakan, terkait penahanan dua orang tersebut itu menjadi Pekerjaan rumah (PR) kami kedepan.

“Untuk penahanan kedua tersangka tersebut, itu menjadi PR Kami Kedepan, namun saya belum bisa memberikan komentar banyak. Terkait masalah ini. Yang jelas kasus ini akan diusut secara tuntas.” Kata Imran, di didampingi Kasipidsus Muhammad Salahudin, kantor Kejari Jombang. Senin (7/6/2021).

Imran menambahkan, untuk perkembangan penanganan perkara ini, nanti kami akan khabari lagi. Imbuhnya. (Why)

Check Also

Diduga Tipu Pelanggan, Pedagang Di Jombang Ditangkap Polisi

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang ibu rumah tangga pedagang toko peracangan, Sela putri rahayu (26) warga Dusun Caruban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!