godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , November 25 2020
Home / Hukrim / Korupsi TPA Kalibau, Mantan Kepala DLH Madiun Dan PPK Di Vonis 2 Tahun Penjara

Korupsi TPA Kalibau, Mantan Kepala DLH Madiun Dan PPK Di Vonis 2 Tahun Penjara

MADIUN, NusantaraPosOnline.Com-Dua pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) non aktif Pemkab Madiun Bambang Brasianto (Mantan Kepala DLH) dan Priono Susilo Hadi (Mantan Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Domestik) oleh  hakim Pengadilan Tipikor Jawa Timur dijatuhi vonis 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Kedunya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi proyek operasional dan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu 2017 senilai Rp 850 juta.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun Bayu Novrian Dinata, mengatakan bahwa majelis hakim Pengadilan Tipikor Jawa Timur menjatuhkan vonis 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan kepada kedua terdakwa, dalam persidangan digelar pada tanggal 24 Mei lalu dengan Ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan.

“Kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 UU Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi,” Kata Bayu. Rabu (19/6).

Dijelaskan, vonis yang dijatuhkan kepada Bambang Brasianto lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya satu tahun enam bulan penjara. Sedangkan vonis dua tahun yang dijatuhkan kepada Priono Susilo Hadi konform dengan tuntutan JPU.

Tak hanya itu, kedua terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara total sekitar Rp 417 juta.

Rincian kurang lebih Rp 311 juta wajib dikembalikan oleh terdakwa Bambang Brasianto dan sekitar Rp 138 juta wajib dikembalikan oleh Priono Susilo Hadi.

“Kedua terdakwa tersebut sudah menerima putusan Majelis Hakim,” tambahnya.

Untuk diketahui, Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Bambang Bras dan Priono satu setengah tahun penjara. Sedangkan anak buahnya selaku Pejabat pembuat komitmen (PPK) dituntut dua tahun penjara. (myd)

Check Also

Perangkat Desa Di Jombang Ditangkap, Akibat Menghajar Pelangan PSK Di Eks Lokalisasi

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Agus Syarifudin (31) seorang oknum perangkat desa yang menjabat Kepala Dusun (Kasun) Petengan, Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!