godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Juli 15 2020
Home / Hukrim / KPK Tahan Makelar Tanah Proyek RTH Kota Bandung 2012

KPK Tahan Makelar Tanah Proyek RTH Kota Bandung 2012

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tersangka Dadang Suganda (wiraswasta) dalam Perkara Pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemkot Bandung Tahun 2012. Selasa (30/6/2020).

KPK menetapkan Dadang Suganda, sebagai tersangka pada 16 Oktober 2019 lalu.

“Untuk kepentingan penyidikan, KPK melakukan penahanan tersangka DSG (Dadang Suganda) selama 20 hari terhitung sejak tanggal 26 Juni 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 di Rumah Tahanan Kelas 1 Cabang KPK, Gedung Merah Putih KPK. Sebagai protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, maka tahanan akan terlebih dulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kavling C1.” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers, digedung KPK. Selasa (30/6/2020) sore.

Dalam kasus ini, DGS diduga berperan sebagai makelar dalam pengadaan tanah untuk RTH di Pemerintah Kota Bandung Tahun 2012. Tersangka DSG diduga diperkaya sekitar Rp30 miliar dalam proses pengadaan lahan RTH tesebut.

Lili mengatakan, untuk pengadaan lahan untuk RTH di Pemerintah Kota Bandung Tahun 2012, tersangka DGS menerima pembayaran senilai Rp 43,65 dari Pemerintah Kota Bandung. Namun, jumlah yang dibayarkan DGS kepada para pemilik tanah dan ahli warisnya di Bandung sebesar Rp 13,45 miliar. Kemudian Dadang menjual tanah tersebut kepada Pemkot Bandung.

“Sehingga terdapat selisih pembayaran antara uang yang diterima DSG dari Pemerintah Kota Bandung dengan pembayaran kepada pemilik atau ahli warisnya sebesar Rp 30,18 miliar,” kata Lili.

Pembelian tanah tersebut diduga adalah lokasi lahan yang telah disiapkan dan disepakati akan dibeli dalam pengadaan lahan untuk RTH Tahun 2012. Upaya ini diduga dilakukan supaya beberapa pihak memperoleh keuntungan.

Atas dugaan tersebut, Dadang Suganda disangkakan melanggar Pasal Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penetapan Dadang sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan terhadap tiga tersangka sebelumnya yaitu mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kota Bandung, Hery Nurhayat serta dua mantan anggota DPRD Kota Bandung, yakni Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet. KPK menaksir kerugian negara dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan tanah untuk RTH Kota Bandung ini mencapai Rp 69 miliar.

Bagi KPK, praktek korupsi ini sangat miris karena tujuan awal dari pengadaan tanah di Kota Bandung tersebut adalah untuk memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang diharapkan dapat berkontribusi untuk lingkungan dan udara yang sehat di Bandung. Akan tetapi pengadaan RTH ini dijadikan bancakan dan negara dirugikan lebih dari 60% nilai proyek yang direalisasikan. (Bd)

Check Also

Guru SD Ditemukan Tewas Tanpa Busana Didalam Ember Air

BANYUASIN, NusantaraPosOnline.Com-Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ditemukan tewas tanpa busana di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!