Ekobis

Menteri BUMN Copot Dirut Dan Komud PT Antam Tbk

×

Menteri BUMN Copot Dirut Dan Komud PT Antam Tbk

Sebarkan artikel ini
kantor PT Aneka Tambang (PT Antam) Tbk. Ist

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, kembali melakukan perombakan direksi di dalam tubuh perusahaan tambang pelat merah. Setelah PT Timah dan PTBA, kali ini Menteri BUMN Erick Thohir merombak dewan direksi dan dewan komisaris PT Aneka Tambang (PT Antam) Tbk

Perombakan ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Antam yang dilakukan Kamis malam (23/12).

RUPSLB memutuskan mengangkat Nicolas D Kanter sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Antam, menggantikan Dana Amin yang menjabat sejak 19 Desember 2019. Dengan adanya pengangkatan Bos baru Antam, maka Dana Amin diberhentikan dengan hormat.

Tak hanya itu RUPSLB juga mengganti Komisaris Utama dari Agus Surya Bekti dengan F X Sutijastoto. Selain Nicolas, RUPSLB juga menyetujui Basar Simanjuntak sebagai Direktur Sumber Daya Manusia menggantikan Luki Setiawan Suardi. Kemudian ada Elisabeth RT Siahaan selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang menggantikan Anton Herdianto.

Selanjutnya jabatan Direktur Operasi dan Produksi digeser dari Risono menjadi I Dewa Bagus Sugata Wirantaya. Tak hanya penyegaran di jajaran direksi, penunjukkan juga dilakukan untuk Komisaris Utama Antam yang baru yakni F.X. Sutijastoto menggantikan Agus Surya Bakti.

“Perseroan mengucapkan terima kasih kepada bapak bapak yang diganti atas dedikasi dan kontrbusinya yang telah diberikan kepada Antam selama ini selama menjabat dan sebagai pengurus perusahaan,” kata Senior Vice President Corporate Secretary Antam Yulan Kustiyan dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (23/12).

Namun di sisi lain, Erick tetap mempertahankan Bambang Sunarwibowo sebagai Komisaris dan Anang Sri Kusuwardono serta Gumilar Rusliwa Somantri sebagai Komisaris Independen.

Soal pencopotan Direksi dan Komisaris dalam satu paket ini, Menteri BUMN tak memberikan alasannya.

Namun info di bursa saham menyebut kinerja Antam merosot selama covid ini dan juga dampak negatif citra Antam dengan adanya mantan Direksi yang masuk dalam kasus korupsi yang sedang diusut KPK.

Seperti diketahui, Antam membukukan laba bersih Rp 1,71 triliun hingga triwulan III-2021 atau melonjak 104,65% dibandingkan raihan untung bersih periode yang sama tahun lalu Rp 835,78 miliar. Salah satu penyebabnya adalah penjualan emas yang meroket.

Berdasarkan laporan keuangan untuk periode sembilan bulan yang berakhir September 2021, Antam mencatat penjualan Rp 26,47 triliun. Nilainya meningkat 46,79% dibandingkan kinerja penjualan pada periode sama tahun lalu sebesar Rp 18,03 triliun.

Komoditas emas merupakan penunjang utama bisnis Antam. Penjualan produk emas Rp 17,67 triliun hingga September 2021. Nilainya meningkat 36,11% dibandingkan Rp 12,98 triliun hingga September 2020. Produk lainnya yang menyumbang penjualan adalah feronikel dengan total penjualan Rp 4,34 triliun, naik 33,02% dibandingkan Rp 3,26 triliun. Penjualan bijih nikel Rp 3,25 triliun atau meroket 390,48% dari Rp 663,07 miliar.

Berikut, Susunan Kepengurusan PT Antam Hasil Keputusan RUPSLB Kamis 23 Desember 2021 :

Jajaran Direksi
Direktur Utama: Nicolas D. Kanter
Direktur Operasi dan Produksi: I Dewa Bagus Sugata Wirantaya
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Elisabeth RT Siahaan
Direktur Pengembangan Usaha : Dolok Robert Silaban
Direktur Sumber Daya Manusia: Basar Simanjuntak

Jajaran Komisaris Antam
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: F.X. Sutijastoto
Komisaris Independen: Gumilar Rusliwa Somantri
Komisaris Independen: Anang Sri Kusuwardono
Komisaris: Bambang Sunarwibowo
Komisaris: Dilo Seno Widagdo. (Bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!