godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Oktober 24 2021
Home / Agama / MUI Menentang Keras Putusan Israel Ijinkan Masjid Al Aqsa Untuk Ibadah Orang Yahudi
Masjid al-Aqsha

MUI Menentang Keras Putusan Israel Ijinkan Masjid Al Aqsa Untuk Ibadah Orang Yahudi

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Keputusanpengadilan Israel yang mengijinkan orang-orang Yahudi untuk melaksanakan ibadah di komplek Masjid al-Aqsha belum lama ini, menuai kecaman keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Paslnya MUI menganggab putusan itu sebagai salah satu cara Israel untuk menguasai Masjid al-Aqsha dan kemudian menyingkirkan orang-orag Islam, dan menyebut bahwa keputusan ini sangat membahayakan, tidak saja bagi eksistensi Masjid al-Aqsha dan warga Palestina, akan tetapi juga bisa memprovokasi dan memicu timbulnya pertentangan agama.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim dalam keterangan persnya menyebutkan, pemberian ijin tersebut telah melanggar dan merusak hak-hak penuh warga Muslim untuk melaksanakan ibadah di tempatnya sendiri yaitu masjid. Masjid adalah tempat ibadahnya orang muslim.

“Ini cara-cara Israel yang sangat memalukan. Israel dengan sengaja telah menyemai dan menyulut kemarahan dan konflik agama,” Kata Sudarnoto dalam rilisnya. Sabtu (9/10/2021).     

Ia menegaskan bagi umat Islam, masjid al-Aqsha adalah masjid dan tempat suci terpenting setelah Haramain, yaitu masjid Mekah dan Madinah.

Masjid al-Aqsha ini antara lain diabadikan dalam al-Qur’an saat Rasulullah Muhammad SAW diperintahkan untuk melakukan Isra’dan Mi’raj. Dan peristiwa Isra’ Mi’raj ini adalah peristiwa yang sangat bersejarah dan sangat penting terkait dengan keputusan kewajiban Sholat Lima Waktu bagi seluruh umat Islam di manapun, dan kapanpun juga.

Oleh karena itu, dalam keyakinan umat Islam sedunia eksistensi Masjid al-Aqsha ini harus dilindungi dan dijaga tidak saja karena nilai historisnya tapi juga karena menyangkut tentang eksistensi dan kedaulatan Islam.

“Upaya-upaya zionis Israel menguasi, mengganggu dan merusak Masjid al-Aqsha dengan demikian telah merendahkan Islam dan Umat Islam. Karena itu, tindakan Israel ini harus dilawan,” Tegas Sudarnoto.

Sudarnoto, juga menyinggung peristiwa penyerangan Masjid al-Aqsha di akhir Ramadhan lalu dan kemudian menimbulkan perlawanan keras, yang disebutnya sebagai bukti nyata upaya Israel menghancurkan Palestina.

Sudarnoto menegaskan, sikap MUI sebagai organisasi besar yang manaungi seluruh Ormas islam, tidak akan pernah berubah sampai kapanpun. MUI selalu melakukan pembelaan terhadap rakyat dan bangsa Palestina yang dalam waktu panjang mengalami penderitaan akibat aneksasi, pengusiran, dan penyerangan yang dilakukan oleh Israel.

“Hal ini sesuai dengan amanah yang tertuang dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945.  MUI senantiasa juga memberikan apresiasi kepada pemerintah RI dan bangsa Indonesia pada umumnya yang selama ini telah menunjukkan komitmennya yang tinggi untuk memperjuangkan hak-hak, kedaulatan dan  kemerdekaan rakyat dan bangsa Palestina melalui berbagai forum internasional dan missi kemanusiaan,” Ucapnya.

Ia menyerukan Umat Islam dan semua warga bangsa, apa pun agamanya, juga para pemimpin agama-agama harus bahu membahu menyelamatkan eksistensi Masjid al-Aqsha.  

Tindakan zionisme Israel tidak bisa ditoleransi untuk alasan apa pun karena justru akan merusak hubungan antar umat beragama. Langkah ini penting dilakukan antara lain untuk menyelamatkan hubungan antar agama, menyelamatkan harkat dan martabat kemanusiaan sekaligus menciptakan perdamaian dunia. (Bd)

Check Also

Waktu Dimulainya Haji Dan Hari Raya Idul Adha 2021

JAKARATA, NusantaraPosOnline.Com-Mahkamah Agung Arab Saudi, menyebutkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 ini, akan dimulai pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!