Hukrim  

Operasi Patuh Jaya 2023, Polisi Probolinggo Tilang 657 Pengendara

Sejumlah motor yang diamakan Satlantas Polres Probolinggo dalan Operasi Patuh Semeru 2023. (Foto : Satlantas Polres Probolinggo)

PROBOLINGGO, NusantaraPosOnline.Com-Satlantas Polres Kabupaten Probolinggo telah selesai melakukan Operasi Patuh Jaya 2023 yang digelar selama 14 hari. Total sebanyak 657 pengendara dilakukan penindakan penilangan secara manual.

Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Sapari mengatakan jika ratusan pelanggar lalu lintas tersebut didominasi oleh motor. Dengan jenis pelanggaran yang dilakukan adalah menggunakan knalpot brong dan tidak sesuai standar pabrikan.

“Seluruh pelanggaran lalu lintas berpotensi laka kami tindak. Penilangan secara manual terhadap pelanggar lalu lintas dilakukan pada 657 pengendara. Selain penilangan terdapat 305 pelanggar lalu lintas yang terekam ETLE Mobile atau INCAR,” katanya. Rabu (26/7/2023)

Sebagaimana tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran penindakan. Di antaranya bermain handphone saat berkendara, melebihi kecepatan maksimal, tidak menggunakan sabuk pengamanan, pengendara dibawah umur, melawan arus lalu lintas, tidak gunakan helm dan melanggar lalu lintas.

Selama Operasi Patuh Semeru, polisi juga melakukan teguran sebanyak 11.826 pelanggar. Hal ini sangat meningkat dibandingkan tahun lalu yang dimana petugas melakukan teguran terhadap 407 pelanggar.

“Dalam kasus kecelakaan ini terbanyak didominasi sepeda motor. Anak dibawah umur juga banyak yang menggunakan kendaraam bermotor. Hal ini perlu dijadikan perhatian bersama khususnya para orang tua untuk selalu mengawasi anaknya,” ucapnya.

Sapari mengimbau, walaupun operasi sudah berakhir seluruh masyarakat agar tertib berlalulintas. Pengendara motor agar selalu menggunakan helm, dan tidak menerobos lampu merah. Pengemudi mobil menggunakan seat belt dengan baik dan mengemudi tidak dalam keadaan mabuk atau menggunakan handphone. Sehingga tidak membahayakam diri sendiri dan orang lain.

“Banyak insiden kecelakaan terjadi karena kelalaian atau tidak mematuhi aturan lalu lintas. Dengan operasi patuh semeru mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas,” Tandasnya. (Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!