Hukrim  

Pasangan Ardi Bakrie-Nia Ramadhani Divonis 1 Tahun Bui

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada pasutri Ramadhania Ardiansyah Bakrie alias Nia Ramadhani bersama suaminya Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardie Bakrie dan sopirnya Zen Vivanto.

Hakim menyatakan bahwa mereka terbukti secara syah dan meyakinkan bersalah melakukan penyalahgunaan narkoba golongan I yakni jenis sabu.

“Mengadili, menyatakan Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana turut serta penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri yang dilakukan secara bersama-sama,” ucap hakim ketua Muhammad Damis dalam persidangan dengan agenda pembacakan surat putusan di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Selasa (11/1/2022).

Hakim menjatuhkan vonis kepada Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani dengan hukuman 1 tahun penjara. Selain mereka berdua, hakim juga menjatuhkan hukuman yang sama yakni penjara 1 tahun kepada terdakwa Zen Vivanto (sopir pribadi Nia Ramadhani). “Pidana penjara masing-masing 1 tahun,” ujarnya.

Hakim menyatakan Nia Ramadhani dkk dinyatakan telah melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Hukuman tersebut berbeda dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa meminta ketiganya direhabilitasi di Lembaga Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur Jakarta Timur. Mereka diminta menjalani rehabilitasi secara rawat inap masing-masing selama 12 bulan.

Menanggapi putusan hakim tersebut, mereka menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding. Hal tersebut disampaikan oleh Ardi Bakrie.

Sebelumnya, pasangan publik figur yang tersandung masalah penyalahgunaan Narkotika ini bermula ketika Nia menyuruh Zen untuk membelikan narkotika jenis sabu senilai Rp1,7 juta pada 6 Juli 2021.

Nia, Ardi, dan Zen menggunakan sabu itu secara bersama-sama menggunakan alat hisap narkotika berupa bong pada 7 Juli 2021. Nia dan Zen ditangkap oleh petugas dari Polres Jakarta Pusat.

Selanjutnya, Ardi menyerahkan diri ke Polres Jakarta Pusat. Setelah pemeriksaan urine, Nia, Ardi, dan Zen terbukti positif metamfetamina.

Ketiganya terbukti melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. (bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!