JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Mojongapit, Kecamatan / Kabupaten Jombang Jawa timur, bangun jalan lingkungan berupa jalan paving dan membangun saluran drainase beton yang dibiayai dari Dana desa tahun 2021.
Jalan Paving yang dibangun tersebut berlokasi di Dusun Weru, dengan Volume 345 M2 menelan biaya Rp 60,342 juta.
Sedangkan pembangunan saluran drainase beton berlokasi didua titik, yakni : titik pertama di RT 04 RW 01 Desa Mojongapit, volume 124 meter menelan biaya Rp 70,592 juta, dan titik kedua di RT 03 RW 01 Desa Mojongapit, volume 106 meter menelan biaya Rp 60,830 juta.

Kepala Desa Mojongapit, Mochamad Iskandar Arif mengatakan, total keseluruhan untuk pembangunan jalan paving dan saluran drainase beton tersebut menelan biaya Rp 191,764 juta dana tersebut bersumber dari DD tahun 2021.
“Pembangunan dilaksanakan oleh Tim pengelola kegiatan (TPK) desa Mojongapit, dengan secara swakelola, dan melibatkan tenaga kerja dari warga desa setempat. Sebagai wujud pemberdayaan warga. Dan untuk membantu perekonomian warga kurang mampu, bantuan tersebut dalam bentuk upah kerja. Jadi pembangunan ini disamping bermanfaat untuk warga, juga menyerap tenaga kerja dari warga setempat.” Tutur Kades Iskandar. Jum’at (14/1/2022).
Iskandar menjelaskan, proyek DD ini mulai dikerjakan pada Oktober 2021 dan pada November 2021 pembangunan sudah rampung 100 persen. Saat ini hasil pembangunan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Tujuan pembangunan jalan paving, untuk menunjang aktifitas perekonomian warga, pertanian, pendidikan, dan lain-lain. Dengan adanya bangunan jalan paving, ini saya berharap agar dapat memudahkan aktifitas warga sehari-hari dan dapat mendukung dan mengerakkan roda perekonomian masyarakat.” Kata Kades Iskandar.

Sedangkan pembangunan saluran drainase beton bertujuan untuk penataan lingkungan, untuk melancarkan aliran air dari pemukiman warga ke kali, agar tidak terjadi genangan air dipemukiman warga, dan agar tidak terjadi banjir saat musim hujan tiba.
”Desa Mojongapit RT 04 Dan RT 03 adalah kawasan yang rumah penduduknya sudah padat, jadi agar lingkungan tersebut sehat tidak kebanjiran atau digenangi air saat musim hujan, maka tahun ini kita bangun saluran drainase beton. Bangunan saluran drainase ini juga termasuk penataan lingkungan karena pemukiman warga juga terlihat rapi setelah dibangun drainase.” Ungkap Iskandar.
Iskandar menyebutkan, bahwa pembangunan jalan paving dan saluran drainase beton ini, dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang diusulkan melalui musyawarah desa (Musdes). Jadi dalam mengunakan DD selalu disesuikan dengan kebutuhan warga, agar pembangunan dari DD ini betul-betul dapat dirasakan manfaanya buat warga.
“Kami berharap, pembangunan ini dapat membawa manfaat yang maksimal buat warga.” Ungkap Kades Iskandar.

Ditempat terpisah Ketua TPK desa Mojongapit, Suyoto, mengatakan dalam pengerjaan proyek jalan paving dan saluran drainase beton yang dibiayai dari DD 2021. Dilaksanakan secara bertahap karena pencairan DD dilakukan secara bertahap oleh Pemkab Jombang.
“Untuk tenaga kerja melibatkan 20 orang tenaga kerja dari warga setempat. Sebagai wujud pemberdayaan terhadap masyarakat. Dan Alhamdulilah pengerjaan proyek dari awal hingga akhir berjalan lancar, berkat dukungan dari masyarakat.” Kata Suyoto. Jum’at (14/1/2022).
Menurut Suyoto, dalam pengerjaan kami mengutamakan kualitas hasil pekerjaan, karena bangunan ini untuk kami sendiri selaku warga desa Mojongapit, agar bangunan bisa bertahan lama. Pungkasnya. (Ris/Snt)
Baca Sebelumnya :











selamat pagi , justru saya warga RT 04 RW 01 NO 25a Mojongapit yang paling dirugikan ,dengan adanya pembangunan drainase ini , saluran drainase tepat di depan rumah saya ditutup total , sehingga air dari arah selatan yang menuju arah utara macet total yang muaranya tepat di depan rumah saya , jika musim hujan rumah saya pasti banjir , menimbulkan bau tidak sedap , dan menjadi sarang nyamuk, ada kepentingan apa ? sudah 5 kali saya temui Ketua RT 03 RW 01 mulai saat pembangunan Drainase tersebut dan terakhir tanggal 1 agustus 2023 dan sempat menemui lurah tanggal 02 agustus 2023,janji mau melihat lokasi tapi sampai detik saat ini ,saya menulis dan saya tunggu , gak pernah datang .