Hukrim  

Pengedar Narkoba Kemuning Palembang Ditangkap Saat Tidur Nyenyak

Pengedar Narkoba Kemuning Palembang Ditangkap Saat Tidur Nyenyak.

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria bernama Supriono alias Ono alias Maman alis Sutiman, warga Lorong tombak II Kelurahan 20 Ilir D3 Kecamatan Kemuning Palembang, ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kemuning, saat sedang tidur nyenyak.

Pria memiliki banyak nama samaran ini, ditangkap polisi, karena dia berprofesi sebagai pengedar narkoba jenis shabu-shabu di lingkungannya.

Kapolsek Kemuning AKP Nora Marlinda mengatakan, bahwa tersangka di tangkap saat sedang tertidur nyenyak di kamar rumah saudaranya berinisial M yang ada di wilayah hukum Polsek Kemuning.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti narkoba jenis shabu-shabu sebanyak 76 paket kecil, beserta sebuah Hp dan sebuah powerbank yang telah dimodifikasi untuk penyimpanan Paket Sabu.

“Kami menangkap pelaku sekitar pukul 00.00 WIB tanggal 28 april 2024 di rumah saudaranya, dari pengakuan tersangka bahwa narkotika ini didapat dengan cara membeli dari saudara O yang sedang menjalani hukuman di salah satu lapas dikota Palembang,” Kata AKP Nora Marlinda, didampingi beberapa stapnya. Kamis (2/5/2024).

Terkait itu, polisi juga melakukan pengembangan guna mengejar O yang diakui tersangka mendapatkan barang haram tersebut.

Bahkan menurut Nora, tersangka ini terus saja berkelit saat diinterogasi polisi. Keahliannya itu lantaran dia merupakan seorang residivis kasus serupa.

“Sebelumnya pelaku juga pernah ditangkap pada tahun 2012 dengan perkara yang sama, dan dijatuhi hukuman 6 tahun penjara di LP Muara Enim,” ucap Nora.

Tak hanya paket kecil shabu-shabu berjumlah 76 paket yang diamankan. Polisi juga mengamankan barang bukti lain sebuah Hp dan sebuah powerbank yang telah dimodifikasi untuk penyimpanan Paket Sabu.

Atas perbuatannya, pelaku di jerat dengan pasal yang disangkakan, yakni pasal 112 dan 114 undang-undang tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara sampai hukuman seumur hidup.***

Pewarta : JUNSRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!