godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Oktober 26 2021
Home / Nasional / PLN Stop Diskon Listrik, Mulai Juli Tarif Setrum PLN Normal
Ilustrasi Juli Harga Setrum PLN Mulai Normal

PLN Stop Diskon Listrik, Mulai Juli Tarif Setrum PLN Normal

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) bakal menghentikan diskon listrik untuk pelanggan berdaya 450 VA dan 900 VA per Juli 2021.
 
Hal tersebut diungkapkan, Vice President Public Relations PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri, ia meyatakan PLN akan mengikuti keputusan pemerintah pusat soal penghentian program stimulus diskon listrik untuk pelanggan berdaya 450 VA dan 900 VA per Juli 2021.
 
“PLN siap melaksanakan keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah,” Kata Arsyadany, kepada wartawan. Sabtu (5/6/2021).
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, memang penugasan yang diberikan ke PLN masalah program stimulus diskon listrik itu memang berlaku hingga Juni 2021. Bantuan itu digulirkan dengan skema tiap tiga bulanan atau triwulan.

“Jadi untuk Juli 2021 dan seterusnya tergantung kepada keputusan pemerintah (soal stimulus diskon).” ucap Arsyadany.

Terkait soal pemberhentian stimulus diskon listrik, telah disampaikan oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana saat konferensi pers virtual, Jumat (4/6/2021).
 
Rida menyebutkan, program stimulus listrik secara bertahap berubah daya bantuan yang diberikan. Stimulus diskon tarif listrik pada kuartal I-2021, diketahui diberikan sebesar 100 persen oleh pemerintah melalui PLN untuk pelanggan 450 VA dan 50 persen untuk pelanggan 900 VA subsidi.
 
Selajutnya, di kuartal II-2021, program diskon daya listrik itu menyusut menjadi 50 persen bagi pelanggan 450 VA dan pelanggan 900 VA menjadi 25 persen. Untuk triwulan berikutnya bantuan itu ditiadakan.
 
“Dari hasil diskusi kami dengan Kementerian Keuangan sepakat untuk tidak memberikan stimulus listrik sama sekali (per Juli). Itu keputusan secara nasional,” terang Rida.
 
Disisi lain, pada tahun 2022 pemerintah juga akan mengurangi subsidi listrik menjadi Rp 39,5 triliun. Angka tersebut lebih rendah dari anggaran subsidi listrik yang diusulkan dalam Rancangan APBN 2022 senilai Rp 61,83 triliun.

Dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Rabu, 2 Juni 2021 lalu menyampaikan, penghematan senilai Rp 22,33 triliun dapat dicapai. Apabila dilakukan pemilahan data golongan pelanggan rumah tangga daya 450 VA, yang tidak berhak menerima subsidi. (Bd)
 

Check Also

Tol Bisa Dibeli Swasta Rezem Dianggab Hanya ‘Mandor’ Dan Tukang ‘Gebuk’ Ini Kata Pengamat

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Kebijakan pemerintah Jokowi terkaitinfrastruktur jalan tol yang dijual ke pihak swasta. Mendapat sorotan miring …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!