godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , September 25 2021
Home / Hukrim / Polri Tangkap Pegawai BNI Pelaku Pembobolan Duit Nasabah, Kerugian Ratusan Miliar
Ilustrasi menara BNI Pejompongan, Jakarta pusat. Polri tangkap pegawai BNI pelaku pembobolan duit nasabah, kerugian Ratusan miliar

Polri Tangkap Pegawai BNI Pelaku Pembobolan Duit Nasabah, Kerugian Ratusan Miliar

JAKARATA, NusantaraPosOnline.Com-Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal Polri, menangkap dan menahan seorang tersangka beinisial MBS dalam kasus dugaan tindak Pidana Perbankan dan Tindak Pidana Pencucian Uang di BNI Makassar. Yang menyebabkan dana nasabah BNI Makassar senilai ratusan miliar hilang alias raib.

Tersangka MBS tidak lain adalah merupakan pegawai bank BUMN tersebut. Dari pengembangan kasus ini kemudian, penyidik juga mengamankan dua tersangka lainnya.

“Sudah dilakukan penetapan tersangka dan penahanan terhadap tersangka atas nama saudari MBS. Sedangkan hasil pengembangan penyidikan ada penambahan dua tersangka lainnya,” Kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Pol Helmy Santika, dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (13/9/2021).

Helmy menyampaikan, berkas perkara tersangka sudah dikirim tahap satu ke Kejaksaan, namun belum dinyatakan lengkap atau P21. “Berkas sudah dikirimkan ke kejaksaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengtakan, perkara ini bermula ketika BNI membuat laporan dengan nomor : LP/B/0221/IV/2021/Bareskrim tanggal 1 April 2021, tentang dugaan Tindak Pidana Perbankan dan Tindak Pidana Pencucian Uang, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 ayat (1) huruf a dan huruf b dan ayat (2) huruf b UU 10/1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan atau Pasal 3 dan Pasal 5 UU 8/2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Dalam perkara ini BNI tidak mengalami kerugian, namun nasabah BNI Makassar yang menderita kerugian karena dana yang seharusnya berada dalam deposito hilang atau raib. Salah satu korban berinisial IMB yang menyimpan deposito Rp 70 miliar, kehilangan dananya sekitar Rp 45 miliar.” Kata Helmy.

Deposan saudara IMB (hilang) sejumlah Rp 45 miliar dari dana deposan seluruhnya Rp 70 miliar, dan sudah dibayar Rp 25 miliar. Selanjutnya deposan saudara H sebesar Rp 16,5 miliar dari dana yang didepositokan sebesar Rp 20 miliar, sudah dibayar Rp 3,5 miliar. Deposan saudara R dan saudari A sebesar Rp 50 miliar, sudah dibayar.

“Tersangka MBS ini adalah merupakan oknum pegawai bank BUMN tersebut, menjalankan aksinya pada bulan Juli 2019 lalu. Modus yang dilakukan, dengan cara menawarkan nasabah BNI Makassar untuk membuka deposito dengan iming-iming bunga 8,25%.

“Hal tersebut juga ditawarkan kepada nasabah HN dan IMB pada sekitar Juli 2020, dengan cara dana terlebih dahulu dimasukkan ke rekening bisnis di BNI cabang Makassar atas nama para nasabah,” katanya.

Selanjtnya tersangka MBS menyerahkan slip bank atau berkas kepada nasabah untuk ditandatangani dengan alasan akan dipindahkan ke rekening deposito. Padahal, bukan itu yang MBS lakukan. Dana yang ada di rekening bisnis nasabah ditarik, dan dalam waktu yang bersamaan disetorkan ke rekening yang sudah disiapkan oleh tersangka MBS dan kawan-kawan. Di antaranya terdapat sejumlah rekening fiktif atau bodong,” katanya.

Atas kejadian ini Helmy pun mengimbau, kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan jangan mudah percaya kendati pun sudah merupakan nasabah prioritas.

“Agar tidak terulang kembali hal yang sama, Kami berpesan kepada masyarakat bahwa nasabah walau sebagai nasabah prioritas sebaiknya jangan terlalu mudah untuk percaya. Tetap harus cek terlebih dahulu produk dan dokumen apa saja yang disodorkan oleh pegawai bank untuk menghindari adanya penyalahgunaaan dana masyarakat yang ada di bank. Jangan mau tandatangan di slip yang kosong yang disodorkan oleh pegawai bank karena akan mudah untuk diisi dengan penyelewengan atau penyalahgunaan dari oknum pegawai bank yang tidak bertanggungjawab.” Tuturnya. (Bd)

Check Also

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka, Kali Ini Kasus Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin yang saat ini menjabat sebagai anggota Fraksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!