Proyek Drainase Rp 107.864.00 Desa Kampungbaru, Dibangun Asal Jadi, Diduga Banyak Penyimpangan

Bangunan Drainase di Dusun Plumpang RT 01 yang dibiayai DD 2019 mengunakan pondasi lama. Kedalamanya sejajar dengan tanah warga. Jumat (19/9/2019) Foto : Riska/Shinta

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Proyek Pembangunan pemeliharaan jalan Desa dan Drainase,  di Dusun Plumpang RT 01, desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, propinsi Jawa timur, yang dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar Rp 107.864.000 dibangun asal jadi, dan diduga banyak terjadi penyimpangan.

Menurut HS (52) warga setempat yang bermukim disekitar proyek, mengatakan dipapan nama proyek tertulis nama pekerjaan (kegiatan) Pembangunan pemeliharaan jalan Desa dan Drainase. Volume Jalan 3,20 x 110 m, Volume Drainase 81m, dan volume TPT 37 meter, anggaran Rp Rp 107.864.000.

Tapi kenyataan dilapangan bangunan Drainase dan TPT menjadi satu, bangunan sebelah disebut TPT dan sebelahnya disebut drainase. Padahal bangunan TPT dan drainase jadi satu. “Inikan agak lucu, bangunan 1 namanya 2 (TPT dan Drainase).” Kata HS.

Menurutnya, konsep pengerjaan drainase / TPT  tersebut juga asal-asalan, seharusnya drainase untuk mengalirkan air agar tidak tergenang. Tapi bangunan drainase / TPT yang dibiayai DD ini kedalamnya sama dengan tanah yag ada dipemukiman warga.

“Kedalaman drainase sama sejajar dengan pemukiman warga, ini akan membuat pemukiman warga tergenang air. Jadi percuma dibangun drainase tersebut. Jadi konsep dan pelaksanaan pembangunan Drainase tersebut ngawur dan asal-asalan.” Ujarnya.

HS menyebutkan, tak hanya itu pelaksanaan proyek Drainase / TPT tersebut, juga diduga menyimpang dari perencanaan. Pasangan batu tetap mengunakan pondasi yang lama.

“Jadi bangunan Drainase / TPT tersebut hanya tambal sulam saja, bangunan lama kemudian diatasnya ditambah lagi pasangan batu. Ini namanya pembangunan akal-akalan. Sudah konsep bangunanya buruk, pelaksanaanya diduga tidak sesuai perencanaan.” Katanya.

Terkait hal tersebut Kades Kampungbaru, Tamat, ia mengatakan kalau masalah proyek DD silakan konfermasi kepada Tim pengelola kegiatan (TPK).  “Kalau masalah itu konfermasi saja ke TPK-nya namanya Hasan.” Kata Tamat, melalui pesan singkat WhatsApp. Kamis (19/9/2019).

Sementara itu TPK kegiatan DD desa kampungbaru Hasan, saat hendak diminta konfirmasi ia sedang tidak  bisa ditemui.

Pantauan terakhir dilapangan untuk pekerjaan Drainase / TPT tersebut beberapa hari setelah dikonfirmasi wartawan, pondasi lama sudah ditutup, untuk mengelabuhi masyarakat agar seolah-olah bangunan Drainase / TPT tersebut terlihat seolah-olah mengunakan pondasi baru.  (Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!