Proyek IKN Terancam Mangkrak ?

Suasana di kawasan Istana Presiden dan Kelompok Kementerian IKN, di IKN Kota Nusantara. (Foto : facebook Info IKN Terkini).

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Masa depan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini diselimuti ketidakpastian, dan menjadi tanda tanya besar. Mulai masalah mundurnya Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe, juga terkait masalah pembiayaan, serta minimnya investasi asing. Sehingga tidak sedikit kalangan yang mulai memperkirakan mega proyek tersebut akan berujung mangkrak.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa hingga kini belum ada investor asing yang berinvestasi di IKN. Hal ini dikarenakan pembangunan tahap pertama yang berfokus pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) belum selesai.

“Desain kita itu klaster pertama ini selesai di lingkaran I (KIPP IKN), baru masuk investasi asing di lingkaran II,” kata Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa 11 Juni 2024.

BACA JUGA :

Lebih lanjut ia menyebutkan, sekarang mereka belum bisa lakukan investasi di IKN karena infrastruktur di lingkaran I belum selesai 100 persen. Sekarang kami lakukan percepatan. katanya.

Tanpa adanya investor, pembangunan IKN masih bergantung pada APBN. Pembangunan IKN diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 466 triliun, dengan Rp 89,4 triliun berasal dari APBN, Rp123,2 triliun dari BUMN, dan Rp 253,4 triliun dari Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Dalam Konferensi Pers APBN kita di Jakarta Pusat, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa pembangunan IKN untuk 2024 telah menghabiskan Rp 4,8 triliun dari APBN. Jumlah ini merupakan 12,1% dari total pagu untuk IKN, yaitu sebesar Rp 39,8 triliun. Pada 2023, dana yang sudah dihabiskan mencapai Rp 27 triliun, dan pada 2022 sebesar Rp 5,5 triliun. Total anggaran jika realisasi 2024 mencapai 100 % adalah Rp 72,3 triliun. Diperkirakan pada tahun depan, sisa dana APBN sebesar Rp 17,1 triliun untuk pembangunan IKN akan habis.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah isu pembangunan IKN terancam mangkrak. Menurutnya, pembangunan masih sesuai rencana, dan upacara HUT RI 17 Agustus 2024 nanti akan diselenggarakan di IKN dan Jakarta.

Pembangunan Istana Negara di IKN sudah mencapai 80 % baik dari sisi interior maupun eksterior. Diperkirakan pada bulan Juli, proses pembangunan akan rampung dan mulai dilakukan persiapan upacara kemerdekaan.

Bahlil juga membantah bahwa pembangunan di IKN hanya mengandalkan APBN. Ia menegaskan bahwa proyek-proyek di IKN juga merupakan bagian dari investasi lokal.

“Seminggu lalu saya baru pulang dari sana. Hotel sudah hampir jadi, rumah sakit hampir jadi, beberapa gedung-gedung untuk sarana prasarana mendasar juga sudah hampir jadi. Itu adalah investasi semuanya, dalam negeri, di luar APBN,” Tutup Bahlil.

Yang menjadi menjadi tanda tanya besar adalah, sisa dana APBN kita saat ini semakin menipis dan belum adanya investor asing. Lalu mampuka pemerintah mempercepat pembangunan agar proyek IKN ini tidak berakhir mangkrak ?

Editor : BUDI. W

Sumber : fusilat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!