godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Januari 22 2021
Home / Investigasi / Puluhan Pohon Pelindung Di JL PB Sudirman Jombang, Ditebang Tanpa Izin
Nampak tongak batang pohan lindung ditepi jalan Nasional JL PB Sudirman Jombang, yang dipotong secara elegal. Jum’at (18/12/2020)

Puluhan Pohon Pelindung Di JL PB Sudirman Jombang, Ditebang Tanpa Izin

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Sejumlah pohon peneduh kawasan jalan Nasional  tepatnya di tepi JL Panglima Sudirman Kabupaten Jombang, ditebang tanpa Izin, dari pihak Balai besar pelaksana jalan nasional (BBPJN) VIII Jawa timur.

Dari pantauan NusantaraPosOnline.Com, dilapangan ada sekitar 10 batang pohon, yang ditebang di JL PB Sudirman Jombang, penebangan puluhan pohon pelindung jalan nasional tersebut diduga tidak mengantongi izin dari pihak BBPJN VIII Jawa timur, selaku pihak yang berwewenang memberikan izin. Adapun puluhan pohon yang ditebang tesebut tepat berada di depan Indomaret JL PB Sudirman.

Nampak tongak batang pohan lindung ditepi jalan Nasional JL PB Sudirman Jombang, yang dipotong tanpa izin. Jum’at (18/12/2020)

Beberapa warga yang bermukim dikawasan JL PB Sudirman, menyebutkan penebangan puluhan batang pohon pelindung itu terjadi sekitar akhir Nopember 2020. Padahal penebangan pohon lindung yang ada ditepi jalan harus mengantongi izin.

Menurut sumber berita dari dalam BBPJN VIII Jawa timur, yang keberatan disebutkan namanya, menyebutkan setiap penebangan pohon lindung ditepi jalan Nasional untuk wilayah Jatim, harus mengajukan permohonan izin kepada kepala Balai. “Selanjutnya akan dilakukan survai lapangan oleh petugas dari BBPJN VIII, kalau tidak ada masalah baru izin dikelurkan. Setelah izin keluar sebelum pemotongan pohon harus ada koordinasi dengan PPK. Kalau untuk wilayah Jombang, harus koordinasi dengan PPK 4.2 (Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol). Dan kayu yang dipotong harus diganti, dengan cara menanam bibit pohon disekitar ruas jalan tersebut.” Kata sumber berita NusantaraPosOnline.Com, yang wanti-wanti agar tidak disebutkan namanya.

Ia juga menjelaskan, kayu yang sudah dipotong harus diserahkan ke PPK 4.2. “Kalau pemotongan pohon dilakukan tanpa izin, itu ada sangsi pidananya juga denda. Sedangkan untuk pemotongan puluhan batang pohon JL PB Sudirman Jombang, baru-baru ini setahu saya tidak ada pengajuan (permohonan) izin yang masuk ke BBPJN VIII Jatim, jadi pemotongan pohon tersebut dilakukan secara elegal. Atau coba tanyakan kepetugas penebangan pohon di wilayah PPK 4.2 mungkin ia yang diperintah melakukan pemotongan puluhan pohon tersebut, oleh atasan.” Ujarnya.

Nampak tongak batang pohan lindung ditepi jalan Nasional JL PB Sudirman Jombang, yang dipotong secara elegal. Jum’at (18/12/2020)

Sementara itu menurut Suwanto, yang merupakan petugas pemotongan pohon di wilayah PPK 4.2 (Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol) ia mengaku tidak mengetahui siapa yang melakukan pemotongan puluhan pohon tersebut. “Saya tidak mendapat perintah dari atasan, untuk menebang pohon di kawasan JL PB Sudirman Jombang. Jadi yang melakukan pemotongan pohon tersebut bukan kami selaku petugas lapangan. Kemungkinan penebangan tersebut dilakukan secara elegal.” Kata Suwanto, saat dihubungi via ponselnya. Jum’at (18/12/2020).

Kabid Konservasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Amin Kurniawan, saat dikonfirmasi, ia mengaku tidak tahu siapa yang melakukan pemotongan puluhan pohon tersebut. “Saya tidak tahu, yang melakukan penebangan pohon itu. Kalau untuk taman yang ada di sepanjang JL PB Sudirman memang kewenangan DLH Jombang. Tapi kalau untuk pohon lindung, kewenangan BBPJN VIII Jatim.  Jadi saya tidak tahu siapa yang melakukan pemotongan puluhan pohon tersebut.” kata Amin. Melalui sambungan telpon seluler. Jum’at (18/12/2020).

Nampak tongak batang pohan lindung ditepi jalan Nasional JL PB Sudirman Jombang, yang dipotong secara elegal. Jum’at (18/12/2020)

Sedangkan Kepala kantor DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Pembantu UPT Mojokerto Di Jombang, Sugeng, saat dikonfirmasi, juga mengaku bukan pihaknya yang melakukan pemotongan puluhan pohon lindung tersebut. “Yang melakukan pemotongan pohon tersebut bukan dari pihak kami. Jadi saya tidak tahu siapa yang melakukan pemotongan puluhan pohon peneduh di JL PB Sudirman itu.” Kata Sugeng, singkat melalui sambungan telepon seluler. (Rin)

Check Also

Proyek Gedung MAN 4 Denanyar Rp 5,5 M, Dikerjakan PT Cipta Prima Selaras Tanpa Papan Nama

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Proyek Pembangunan Gedung Pusat Layanan Keagamaan Terpadu MAN 4 Jombang, yang berada Jl. KH. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!