godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Senin , Januari 18 2021
Home / Pemerintah / Ketahuan Selingkuh, Warga Tuntut 2 Perangkat Desa Di Jombang Dipecat
Aksi unjuk rasa warga Desa Sumberagung, Kecamatan Megaluh, Jombang, menuntut pemecatan dua perangkat desa, yang terjaring razia saat operasi yustisi di Pacet Mojokerto. Senin (19/10/2020)

Ketahuan Selingkuh, Warga Tuntut 2 Perangkat Desa Di Jombang Dipecat

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Ratusan warga Desa Sumberagung, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa timur berdemonstrasi ke kantor desa untuk menuntut dua orang oknum perangkat desa berinisial  SU dan ER, dipecat dari jabatannya.  Senin (19/10/2020).

Warga menilai dua perangkat desa berlainan jenis ini terlibat hubungan gelap. Telah mencemarkan nama baik desa karena terjaring razia operasi yustisi, petugas menemukan SU bersama ER menginap di kamar sebua Villa.  Padahal kedua perangkat desa yang berlainan jenis kelamin ini, sudah sama-sama memiliki pendamping resmi.

Dalam aksinya, warga membentangkan sejumlah poster bernada hujatan, diantaranya bertuliskan “Jangan ada perangkat desa yang gak bermoral; Turunkan perangkat desa Sumberagung yang tak bermoral“. Mereka juga meneriakkan yel-yel menuntut agar dua oknum perangkat desa itu dipecat.

Koordinator aksi Pambudi, mengatakan, terungkapnya perselingkuhan tersebut berawal ketika Kaur tata usaha dan Umum Desa Sumberagung berinisial SU dan ER yang menjabat Kasi Pemerintahan  Desa Sumberagung, tertangkap saat operasi yustisi di Pacet Mojokerto. Kedua perangkat desa ini menginap di sebuah villa. Kabar ini menyebar ke warga dengan cepat yang berujung demonstrasi ke kantor desa.

Kaur tata usaha dan Umum Desa Sumberagung berinisial SU, dan ER yang menjabat Kasi Pemerintahan terjaring operasi yustisi  saat menginap dalam satu kamar disebua Villa di Pacet Mojokerto.

Warga menilai SU dan ER telah mencemarkan nama baik desa dan meresahkan warga. Selain itu, warga menganggap SU dan ER tidak pantas menjadi perangkat desa sehingga harus dipecat dari jabatannya.

“Perbuatannya telah meresahkan kami sebagai warga. Kami meminta dia dipecat karena ketahuan selingkuh di Villa di Mojokerto. Sebagai perangkat desa seharusnya menjadi contoh bagi warganya. Tapi SU dan ER ini justru sebaliknya. Makanya kami meminta agar keduanya dipecat dari jabatannya,” kata Pambudi yang diamini warga lainnya.

Demo ratusan warga ini mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Pihak desa juga menemui para pengunjukrasa. Bertempat di balai desa, dialog antara Kades Sumberagung Indiarto dilakukan.

Menangapi hal ini Kades Sumberagung Indiharto mengatakan, kedua perangkat tersebut sudah mengakui perbuatannya tersebut. “Terkait hal itu, dua oknum perangkat kami sudah mengakui apa yang sudah mereka alami,” kata Indiharto. Senin (19/10/2020).

Menyikapi aksi warga yang dilakukan warganya di Balai Desa Sumberagung,  ia menyampaikan terimakasih atas penyampaian aspirasi dari warga mengenai hal ini. “Tentunya saya butuh waktu untuk melanjutkan tuntutan  ini kepada pihak Kecamatan, karena Kecamatan adalah atasan dari tingkat desa. Tolong percayakan ini pada saya, saya akan bertanggung jawab,” Ujarnya. (Ris/Snt)

Check Also

Pemdes Dukuhklopo Manfaatkan Dana Desa Untuk Bangun TPT

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa timur, memanfaatkan Dana desa tahun anggaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!