Hukrim  

Resahkan Masyarakat, Rumah Penjual Arak di Kediri Digerebek Polisi

Polisi gerebek rumah penjual arak di Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Foto : Ist

KEDIRI, NusantaraPosOnline.Com-Tim Resmob Polres Kediri, berhasil mengamankan puluhan jerigen berisi minuman keras (Miras) berjenis arak bekonang. Minuman fermentasi yang mengandung alkohol itu diamanakan polisi di salah satu rumah di Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Diketahui, pemilik rumah adalah MAN (49 tahun). Pria tersebut diduga mengemas ulang dan menjual minuman keras jenis arak bekonang dalam bentuk botol-botol plastik air mineral.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan Rumah MAN di gerebekan polisi, lantaran praktik penjualan miras tersebut telah meresahkan warga setempat.

“Penggerebekan rumah MAM berawal dari informasi masyarakat, yang resah dengan aktivitas warganya itu. Masyarakat resah dengan aktivitas MAM yang menjual minuman keras.” katanya, Rabu (5/4/2023).

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Resmob Polres Kediri mendatangi lokasi rumah MAM. “Ternyata informasi tersebut benar, hasilnya petugas menemukan barang bukti ratusan botol, dan puluhan jerigen berisi arak bekonang.”  Ujarnya.

Dalam penggerebekan tersebut, sambung Rizkika, Tim menyita barang bukti berupa empat botol klutuk ukuran 1.500 mililiter, sembilan botol besar arak bekonang ukuran 1.500 mililiter, sembilan botol kecil arak bekonang ukuran 600 mililiter, dan 25 botol besar kosong ukuran 1.500 mililiter.

Selain itu, juga ditemukan pula 25 botol kecil kosong ukuran 600 mililiter, satu galon kosong, satu drum besar warna biru, 25 tutup botol kecil ukuran 600 mililiter, 25 tutup botol besar ukuran 600 mililiter, dua teko warna putih, 40 jerigen berisi arak bekonang dan satu selang air warna bening.

“MAM berserta barang bukti langsung kita amankan dibawa ke Mapolres Kediri, untuk dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut.” Pungkasnya. (Shd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!