godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Juni 22 2021
Home / Peristiwa / Satpam Ditemukan Tewas Bunuh Diri Didapur Kantor Yayasan ICME Jombang
Petugas melakukan olah TKP bersama SPK dan Piket Identifikasi Polres Jombang. Minggu (16/5/2021)

Satpam Ditemukan Tewas Bunuh Diri Didapur Kantor Yayasan ICME Jombang

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang satpam Yayasan ICME (Insan Cendekia Medika) Jombang,  Ferry Budianto (39), ditemukan tewas gantung diri di dapur kantor yayasan tempat ia bekerja di Jl dr Soetomo Jombang, Minggu (16/5/2021). Diduga kuat motif korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi.

Bahkan sebelum gantung diri, korban sempat meminta maaf kepada rekan kerjanya sesama Satpam yang bernama Suryana (56). Hal itu dilakukan dalam rangka lebaran.

Kejadian ini, pertamakli diketahui oleh Suryana (56), warga Kelurahan Mentikan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto. Dan Djonaedi (47), warga Dusun / Desa Plandi Kec/ Kab Jombang. Kedua saksi adalah rekan kerja korban, sesama satpam yayasan ICME Jombang).

Kapolsek Jombang Kota, AKP Bambang Setiyobudi, membenarkan kejadian tersebut, dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, telah terjadi orang meninggal dunia dengan cara gantung diri, pada Minggu (16/5/2021) diketahui pukul 12.30 WIB. Korban adalah pria bernama Ferry Budianto, asal Mojokerto, pekerjaan sebagai karyawan Swasta (Security/Satpam) Alamat Cakarayam IV/2 Rt/Rw 03/01 Kota Mojokerto.

“Sebelum kejadian saksi Djonaedi melihat korban terakhir pukul 07.00 WIB melihat Korban didalam kantor makan pagi namun tidak sempat ngobrol selanjutnya Saksi keluar dari kantor untuk pulang ke rumah.” Terang Bambang. Minggu (16/5/2021).

Kemudian saksi Suryana, sekitar pukul 11.30 WIB melihat korban menuju Mushola untuk Sholat Dhuhur lalu saksi memanggil korban dengan kata-kata “Fer mrinio, mangano disek segoku wes mateng (Fer kesini, makan dulu nasi saya sudah masak) kemudian Korban Ferry menjawab Nggeh mangke mawon Mbh (Ya nanti saja Mbah) kemudian setelah melaksanakan Sholat Dhuhur korban menghampiri saksi ke kamarnya dan berjabat tangan sambil mengucapkan “kulo nedhi sepuntene Mbh menawi gadah kalepatan selama niki (Saya minta maaf Mbah kalau ada kesalahan selama ini)” lalu oleh saksi korban diajak makan namun korban menolak dengan halus lalu keluar dari kamar saksi dan menuju kedepan kantor.

“Kemudian sekitar pukul 12.45 WIB saat saksi hendak makan siang dan mencuci tangan ke dapur terkejut melihat korban dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang warna biru yang dikaitkan di kayu balok kuda-kuda atap dapur.  Selanjutnya saksi Suryana meminta tolong kepada saksi Djonaedi, bahwa korban meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri. Dan saksi Suryana memberitahu rekannya dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Jombang.” Terang Bambang.

Menurut Bambang, setelah menerima laporan, Ia bersama anggota, team Identifikasi Polres Jombang serta Dokter dari Puskesmas Jabon datang ke TKP untuk  melakukan olah TKP.

“Setelah selesai melakukan olah TKP dengan cara mengukur panjang tali sekitar 60 cm, jarak tanah kejengkal kaki 30 cm Tinggi keseluruhan dari ketinggian tali ke tanah sekitar 255 cm, jarak  tembok dari sebelah kanan korban 140 cm, jarak tembok dari sebelah belakang korban 90 cm, jarak  tembok dari timur korban 240 Cm hasil dari pemeriksaan keluar Air mani dari kemaluan, lidahnya menjulur keluar serta  bekas luka jeratan akibat tambang dileher dan dari hasil kesimpulan olah TKP korban di duga  meninggal dunia akibat gantung diri, yang diakibatkan karena mengalami depresi.” Terang Bambang.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan di TKP tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan, atas kejadian tersebut selanjutnya pihak keluarga memohon supaya segera dibawa pulang untuk di makamkan, dan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan meminta untuk tidak di lakukan aotopsi jenazah. Pungkasnya. (Rin)

Check Also

Pemilik Tambang Batu Kapur Tewas Terjatuh Dari Ketinggian 40 Meter

TUBAN, NusantaraPosOnline.Com-Sukiman (48) yang merupakan pemilik sekaligus pekerja tambang batu kapur, tewas dengan kondisi luka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!