Seorang Kakek Di Jombang Tewas Gantung Diri di Dapur Rumahnya

Petugas dari kepolisian, serta petugas kesehatan pukesmas setempat, melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi mayat Sutopo korban gantung diri. Senin (13/6/2022)

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang kakek Sutopo (57) warga Dusun Murong  RT 032 / RW 010 Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Jombang. Ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya. Senin siang (13/6/2022).

Kapolsek Jogoroto AKP Achmad Darul Huda iyobudi membenarkan kejadian tersebut, ia mengtakan telah terjadi orang meninggal dunia dengan cara gantung diri korban atas nama  Sutopo, warga desa Mayangan.

“Sutopo ditemukan gangung diri menggunakan tali tampar warna biru yang diikatkan di bambu yang ada di dapur dengan tinggi 2 meter.” Kata Darul. Senin (13/6/2022).

Darul menjelaskan, kejadian ini diketahui pertama kali diketahui oleh anak korban bernama Ana Hariyato (37) saat itu yang baru pulang dari warung masuk kedalam rumahnya melihat bapaknya (korban) sudah dalam keadaan gantung diri di ruang dapur dengan menggunakan tali tampar warna biru yang diikatkan di bambu yang ada di dapur dengan tinggi 2 meter.

BACA JUGA :

“Kejadian ini, pertama kali diketahui oleh anak korban bernama Ana Hariyato (37) saat itu yang baru pulang dari warung masuk kedalam rumahnya melihat bapaknya (korban) sudah dalam keadaan gantung diri di ruang dapur.” Ungkapnya.

Menurut Darul kejadian ini berawal pada Senin (13/6/2022) sekitar pukul 12.30 WIB saksi Nama Hariati bertemu dengan korban yang pulang kerumah setelah bekerja sebagai tukang becak. Kemudian korban menyuruh Hariati untuk memanggillan cucunya. Namun oleh Hariati malah langsung ditinggal pergi.

“Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB  anaknya korban bernama Teguh hariyono pulang dari warung dan masuk ke dalam rumah. Pada saat masuk kedalam rumah Teguh melihat bapaknya (korban) sudah dalam keadaan gantung diri  di ruang dapur rumahnya. Mengetahui hal ini, Teguh langsung berteriak minta tolong dan kemudian dibantu oleh tetangganya untuk menurunkan mayat korban.” Kata Kapolsek Jogoroto.

Kemudian saksi  melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa, selanjutnya kejadian dilaporkan ke polsek Jogoroto. Setelah mendapat informasi ini, saya bersama Anggota SPK, piket reskrim, team Identifikasi Polres Jombang serta petugas kesehatan pukesmas setempat, lasung mendatngi TKP untuk  melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi korban.

Darul menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kesehatan bersama team INAFIS polres Jombang dengan disaksikan keluarga korban, kondisi korban keluar air mani dari kemaluan, dan dari hasil kesimpulan olah TKP korban di duga meninggal dunia akibat gantung diri, dan berdasarkan hasil pemeriksaan di TKP tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima kejadian ini dengan iklas, dan meminta untuk tidak di lakukan aotopsi jenazah serta membuat pernyataan tidak akan menunt pihak manapun.” Pungkasnya. (Ris/Snt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!