Tingkatkan Daya Saing, Pemkab Jombang Bangun Pasar Tunggorono

Pembangunan Pasar Tunggorono Jombang, yang sedang dalam pengerjaan. Senin (26/9/2022)

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, melakukan Revitalisasi sejumlah pasar, salah satunya Pasar Tunggorono.

Pasar ini mulai dibangun pada 20 Juni 2022 dan ditargetkan selesai pada 16 Desember 2022. Progres fisik pembangunan kini mencapai 9,2 %.

Kepala Disdagrin Jombang, Hari Oetomo mengatakan pembangunan ini dilakukan guna meningkatkan daya saing pasar rakyat tersebut, terhadap pasar modern, dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).

“Pembangunan ini, sebagai upaya Pemkab Jombang, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pasar tradisional supaya pasar daerah bisa hidup, dan kompetitif dengan pasar modern, namun hal tersebut tidak akan terwujud ketika tidak ada perbaikan infrastruktur di pasar tradisional. Nantinya pasar Tunggorono, ini diharapkan dapat meningkatkan omzet para pedagang agar pedagang dapat sejahtera.” kata Hari, kepada nusantaraposonline.com. Senin (26/9/2022).

Pembangunan Pasar Tunggorono Jombang, yang sedang dalam pengerjaan. Senin (26/9/2022)

Hari menerangkan, progres Pasar Tunggorono, sekarang sudah masuk minggu ke-9. Progres pekerjaan mencapai 9,2 persen dari laporan terakhir. Sambungnya.

Seperti yang terlihat dilapangan hingga kemarin, sejumlah pekerja terus melakukan pekerjaan di lokasi. Bangunan deretan kios lama yang manghadap ke jalan raya sisi timur, sudah terlihat kosong karena telah dibongkar.

Sementara seluruh lapak lama yang ada didalam pasar, juga telah menunjukkan kemajuan, semuanya sudah dibongkar hingga rata dengan tanah.

”Progres hasil pekerjaan mencapai 9,2 persen itu, dilihat dari hasil pekerjaan pembongkaran bangunan lapak dan kios lama yang telah terbongkar. Saat ini dilokasi, sedang dilakukan pemotongan pohon, dan sudah dimulai dengan pengerjaan pemasangan rangka pondasi untuk bangunan yang baru nantinya. Ini artinya pembangunan fisik sudah dimulai, dan pengerjaanya terus kita kebut.” Terang Hari.

Menurut Hari, untuk pembangunan pasar Tunggorono ini, Pemkab Jombang telah mengelontorkan anggaran Rp 3,7 miliar dari APBD 2022, dan tender/ lelang dimenangkan CV. Karsa Muda Mandiri. Pembangunan ini, akan menyasar 199 pedagang sisi timur di Pasar. Rinciannya, ada 22 toko dan 177 kios yang akan dibongkar.

Pembangunan Pasar Tunggorono Jombang, yang sedang dalam pengerjaan. Senin (26/9/2022)

“Teknis pembangunan / perbaikan yakni melakukan pembongkaran seluruh kios dan toko di sisi timur pasar, untuk dibangun kembali. Untuk toko nantinya akan dibangun seluas 3×3 meter dan 3×4 meter. Sementara untuk jenis kios, akan dibangun dengan luas 2,5 × 3 meter. Yang jelas seluruh pedagang yang sudah terdata akan mendapatkan bagiannya sesuai kondisi hari ini.” Ujar Hari.

Selain itu, ada juga pembangunan fasilitas penunjang bagi pengunjung pasar. Hingga kini, akses bagi pengunjung Pasar Tunggorono sisi timur masih berupa jalan tanah. Dengan rehab ini, seluruh jalan akan dipaving.

”Ini merupakan wujud perhatian Pemkab Jombang untuk meningkatkan daya saing pasar tradisonal, dan menghidupkan pasar-pasar daerah, harapannya kesejahteraan pedagang meningkat, pengunjung pasar juga lebih nyaman.” Pungkas Kepala Disdagri Jombang.

Sementara itu, ditempat terpisah Kabid Sarana Perdagangan dan barang pokok penting Disdagrin Kabupaten Jombang, Yustinus Haris Eko Prasetijo, mengatakan pembangunan ini sudah masuk progres minggu ke-9 menurut rencana progres pembangunan sampai 12,8 persen.

“Sedangkan, untuk realisasi dilapangan baru mencapai 9,2 persen jadi minus deviasi 3,6 persen. Namun ini masih dibawah ambang tidak masalah, progres fisik sudah mulai bowplank untuk pondasi.”kata Haris.

Menurut Haris, terjadinya deviasi ini, karena terkendala relokasi pedagang, dari lapak lama ke lapak sementara.

“Kalau itu ada beberapa pedagang yang belum mau pindah dari lokasi lapak lama ke lapak sementara, sehingga pekerjaan dilapangan jadi terhambat. Untuk mengatasi hal itu, sudah kita lakukan pendekatan dengan baik secara kekeluargaan, dan akhirnya teratasi. Kini pembangunan terus berjalan lancar.” Terang Haris.

Haris juga meminta agar kontraktor pelaksana segera mengebut pembangunan. Agar hasil pembangunan yang dilakukan Pemkab Jombang ini segera dapat dirasakan masyarakat. Ujarnya.(Ris/Snt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!