TORAJA UTARA, NusantaraPosOnline.Com-Heboh, akhir pekan kemarin, jagad maya dihebohkan oleh sebuah video viral yang beredar luas di WhatsApp dan TikTok.
Video pengakuan mengejutkan datang dari seorang tersangka kasus penyalahgunaan narkoba dalam konferensi pers yang digelar Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (15/2/2023).
Seorang tersangka mengaku menjadi pengedar narkoba karena mendapatkan perlindungan atau beking dari polisi.
Video yang merekam aksi berani itu seorang tersangka kasus penyalahgunaan narkoba itu pun viral di media sosial. Pengakuan mengejutkan tersangka itu pun sontak menjadi perhatian publik menjadi perbincangan khalayak ramai.
Dalam video berdurasi 17 detik yang beredar luas di grup WhatsApp dan TikTok, itu terlihat seorang tersangka menyampaikan pengakuan seusai Kepala BNNK Tana Toraja Dewi Tonglo selesai menjawab pertanyaan wartawan.
Salah satu dari empat tersangka meminta izin untuk berbicara dan mengaku berani mengedarkan barang haram itu karena dilindungi petugas kepolisian.
“Boleh saya sedikit bicara Bu? Kami berani begini (mengedarkan narkoba) karena kami dilindungi dari bawah, Bu,” kata salah satu tersangka dalam video itu.
Responn Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri
Direktur Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, mengtakan Atas atas pengakuan mengejutkan itu, pihaknya memerintahkan Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan menyelidikan pengakuan tersangka tindak pidana narkoba di Tana Toraja tersebut.
“Saya sudah perintahkan dirresnakorba Polda Sulsel untuk menyelidiki informasi dimaksud,” kata Krisno di Jakarta, Senin (20/2/2023).
Informasi tersebut perlu ditelusuri untuk mengecek kebenarannya, sehingga mengetahui apakah pengakuan tersebut benar atau tidak. Ujarnya.
“Apabila informasi yang disampaikan tersangka pengedar narkoba itu benar, tambahnya, maka Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel wajib turun langsung untuk menindaklanjuti hal itu. Jadi, yang penting, cek kebenaran info dulu, bukan langsung percaya.” Kata Krisno. (Bd)






