OGAN KOMERING ILIR, NusantaraPosOnline.Com-Dua unit rumah panggung yang berbahan kayu, di Dusun IV, Desa Sugih Waras, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ludes terbakar dilalap api (sijago merah) hampir rata dengan tanah. Pada Jumat (17/6/2022).
Dua rumah tersebut diketahui adalah milik Makmun Martadinata dan milik Hadin. Beruntuk tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya kerugian materil ditaksir senilai ratusan juta.
Kebakaran itu diketahui oleh warga sekitar ketika api sudah membesar dan asap sudah membubung ke udara. Warga mencoba melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kapolsek Teluk Gelam Iptu Usman Gumanti, mengtakan Peristiwa kebakaran dua unit rumah panggung ini terjadi di Dusun 4, Desa Sugih Waras terjadi sekitar Mumat petang, sekira pukul 15.30 WIB.
“Dua rumah tersebut milik Makmun Martadinata namun dihuni atau ditempati oleh Iwan (42) dan rumah Hadin. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari peralatan dapur. Dan kedua rumah panggung yang berbahan kayu tersebut hampir rata dengan tanah.” Kata Usman. Jumat (17/6/2022).
Ia juga menjelaksan, saat kebakaran terjadi kondisi rumah dalam keadaan kosong atau tanpa penghuni.
“Untuk asal api sendiri, berasal dari rumah yang dihuni Iwan yakni dari kompor gasnya. Tiba-tiba dari kompor itu api membesar dan menjalar ke rumah milik Hadin yang memang tidak ada penghuninya atau kosong.” Ujarnya.
“Warga dan Kades setempat melihat api sudah membesar, berusaha memadamkan api dengan menggunakan ember dan anggota polsek langsung menghubungi petugas Damkar,” ungkap.
Tak menunggu lama petugas damkar pun tiba TKP untuk memadamkan api. Namun kondisi api yang sudah membesar dan ditambah angin kencang, sempat membuat petugas Damkar kewalahan. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 17.00 WIB. Kini korban kebakaran mengungsi di rumah keluarganya.
Kapolsek juga memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun sang pemilik rumah mengalami kerugian materil ditaksir sekitar hingga ratusan juta.” Pungkas Usman Gumanti Kapolsek Teluk Gelam. (Jun)








