godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Januari 17 2021
Home / Peristiwa / Bawaslu Panggil Pelapor Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno

Bawaslu Panggil Pelapor Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com- Kasus cuitan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief  melalui Twitter-nya, soal Jendral kardur dan dugaan mahar politik, mulai diusut oleh Bawaslu.

Kini satu pelapor dugaan mahar politik oleh Sandiaga Uno, Federasi Indonesia Bersatu (Fiber) hari ini Senin 20 Agustus 2018 memenuhi panggilan Bawaslu terkait dengan laporannya dugaan mahar 500 miliar Rupiah oleh Sandiaga Uno.

“Benar sekali laporan ini ditindaklanjuti oleh Bawaslu dan kami memberikan apresiasi pada Bawaslu,” kata Muhammad Zakir Rasyidin, Kuasa Hukum salah satu pelapor dari Federasi Indonesia Bersatu (Fiber), Senin (20/8/2018).

Menurut Zakir, mengaku pihaknya diminta hadir ke kantor Bawaslu, untuk memberikan klarifikasi dan menghadirkan beberapa saksi, salah satunya adalah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief.

“Kapasitas yang lain adalah saksi, kita melaporkan dan bawaslu minta kami hadirkan saksi. Nah orang-orang inilah menurut kami berkompeten untuk menjadi saksi, kami hadirkan mereka,” ujarnya.

Zakir mengatakan, sebagai alat bukti, pihaknya telah melampirkan beberapa pernyataan Andi Arief di media berikut beserta cuplikan wawancaranya di salah satu stasiun televisi.

“Di  (Andi arif) situ mempertegas kalo dia diperintah partai untuk menyampaikan (mahar politik) ke publik dan ini kami anggap sangat penting sekali Bawaslu harus menindaklanjuti masalah ini,” ucapnya.

Seharusnya Bawaslu tetap melakukan penyelidikan terhadap persoalan ini meski tidak ada masyarakat yang melaporan masalah ini.

“Kalau kemarin ada salah satu pihak dari kubu mereka menyampaikan bahwa ini dana kampanye, maka saya pikir keliru sekali karena kita belum masuk dalam tahap kampanye, sehingga Bawaslu harus mendalami dan mengusut masalah ini.” kata Zakir.

Kasus dugaan mahar politik dari Sandiaga mencuat bemula dari cuitan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief di Twitter-nya.

Andi menuding Sandiaga menjanjikan masing-masing Rp 500 miliar kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Andi menyebut Sandi memberikan uang itu agar kedua partai menyetujui ia maju sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu Sandiaga Uno beberapa waktu lalu juga telah menyampaikan bantahan terhadap dugaan mahar politik tersebut kepada Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Cahya Hardianto Harefa.

“Bahwa itu tidak benar, tadi Saya juga telah sampaikan kepada Pak Cahya bahwa saya membantah dan menyatakan itu tidak benar,” kata Sandi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018 lalu. (*)

Check Also

Warga Desa Mayangan Jombang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Depresi

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria bernama Hendri Cahyono (30) di Jombang Jawa timur, ditemukan tewas gantung diri. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!