godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Februari 28 2021
Home / Nasional / Benny Tjokro Tepidana Korupsi Jiwasraya, Juga Diduga Terlibat Kasus ASABRI
Terpidana seumur hidup kasus korupsi dan pencucian uang PT Asuransi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro

Benny Tjokro Tepidana Korupsi Jiwasraya, Juga Diduga Terlibat Kasus ASABRI

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Terpidana seumur hidup kasus korupsi dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro bakal kembali diperiksa tim penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus-Kejakgung).

Jampidsus Ali Mukartono mengatakan, bos PT Hanson Internasional (MYRX) tersebut, akan kembali dimintai keterangan dalam keterkaitannya dengan kasus serupa di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

Menurut Ali, rencana penyidikan kembali memeriksa Benny Tjokro karena diduga adanya investasi saham, dan reksa dana ASABRI yang mengalir ke grup Hanson. “Rencananya iya (pemeriksaan Benny Tjokro). Tapi waktunya kapan terserah direktur penyidikan,” ujarnya Sabtu (23/1/2021).

Ali mengatakan, nama Benny Tjokro dalam pengungkapan skandal ASABRI, pun sebetulnya sudah muncul sejak awal dari penyelidikan. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin pernah menyinggung soal dua terpidana seumur hidup dalam kasus Jiwasraya yang diduga terlibat kasus ASABRI.

Meskipun Jaksa Agung tak mengungkapkan dua terpidana yang dimaksud. Namun salahsatunya itu mengacu pada Benny Tjokro.

“Masalah ini sudah pernah disebut pak Jaksa Agung sebagian tersangkanya (dalam ASABRI), kemungkinan sama (seperti Jiwasraya). Disebut-sebut Hanson, ya berarti pemiliknya, kita periksa nantinya,” Ujar Ali. Adapun nama diduga terlibat lainnya, Ali pun mengaku belum mengetahui.

Direktur Penyidikan Febrie Adriansyah mengungkapkan, hasil penyidikan sementara terkait ASABRI sudah mengarah ke potensi tersangka. Kata Febrie, ada peluang untuk menetapkan tersangka ASABRI, lebih dari nama-nama yang disebutkan oleh Jaksa Agung.

“Saya pastikan lebih dari dua tersangka,” ujar Febrie, Jumat (22/1/2021). Ia pun mengakui, potensi tersangka ASABRI tersebut, sebagiannya memang dari para terpidana kasus Jiwasraya.

Dalam kasus Jiwasraya, PN Tipikor memastikan angka kerugian negara mencapai Rp 16,8 triliun. Adapun kasus ASABRI, potensi kerugian negaranya, mencapai Rp 17 triliun. Namun, dari penyidikan awal di Jampidsus diterangkan, kerugian ASABRI ada pada instrumen investasi saham senilai Rp 10 triliun, dan reksa dana sebesar Rp 13 trilin pada perioder 2012-2019. Dua instrumen investasi tersebut, diyakini Kejakgung menyimpang, dan terindikasi praktik korupsi. (bd)

Check Also

Korupsi Proyek Jalan, KPK Tahan Bupati Muara Enim H Juarsah

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi pemberantasan korupsi (KPK) menetapkan Bupati Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, H Juarsah sebagai tersangka dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!