godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Februari 28 2021
Home / Hukrim / Berlagak Preman, Pejabat Pemkab Mura Dipolisikan Akibat Aniaya PNS
Ilustrasi penganiayaan PNS

Berlagak Preman, Pejabat Pemkab Mura Dipolisikan Akibat Aniaya PNS

LUBUKLINGAU, NusantaraPosOnline.Com-Berlagak seperti premanKepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Musirawas bernama Hendri (38). Dilaporkan kepolisi, oleh Febrio Fadilah (39) warga Jalan Sueb Tamat RT 02 Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel).

Hendri, dilaporkan ke Mapolres setempat atas tuduhan melakuka penganiayaan tehadap pelapor. Penganiayaan diduga dipicu selisih paham terkait proyek. 

Korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B-17 / | /2021/SUMSEL/RES LLG tanggal 21 Januari 2021.

Bukti surat Laporan Polisi Nomor : LP/B-17 / | /2021/SUMSEL/RES LLG tanggal 21 Januari 2021.

Terkait laporannya, Febrio Fadilah membenarkan bahwa dirinya telah melaporkan oknum pejabat di Pemkab Mura atas tuduhan melakukan penganiyaan.

“Ya memang benar ada laporan saya dan semua itu sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Semua itu biarlah pihak berwajib untuk menindaklanjutinya,” katanya.

Menurut korban, penganiayaan tersebut terjadi di lokasi gedung ex-pemda Musi Rawas atau Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Lubuklinggau.

Kronologisnya, korban yang sedang beraktivitas sebagai pegawai negeri sipil di Diskominfo Kota Lubuklinggau,pada hari Kamis (21/1/2021) sekitar pukul 14.45 Wib, didatangi pelaku beserta rombongannya dengan tiga unit mobil dan satu unit sepeda motor, yang beranggotakan sekitar 8-9 orang.

Rombongan oknum tersebut langsung mendatangi tempat korban bekerja dan sempat terjadi pembicaraan sebentar. Namun, tanpa sebab yang jelas tensi pembicaraan tersebut meningkat hingga terjadi penganiayaan.

Usai terjadi penganiayaan tersebut korban pun langsung mendatangi rumah sakit terdekat untuk di lakukan visum, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Sementara itu Hendri, saat dimintai konfirmasi wartawan melalui ponselnya “Saya lagi ada kerjaan, silakan tanyakan kepada mereka sendiri,“ Ujarnya singkat sembari menutup mematikan ponselnya. (Jun)

Check Also

Bawa Upal Rp 21 Juta, Pemuda Wonosobo Ditangkap Polisi

TEMENGGUNG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pemuda bernamaFendi Waluyo (56), asal Desa Keseneng, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!