Hukrim  

Bupati Nganjuk Ditangkap Usai Shooting Vidio Wisata Seni Dan Budaya

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat bersama istri Yuni Sophia
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat bersama istri, Yuni Sophia

NGANJUK, NusantaraPosOnline.Com-Bareskrim Mabes Polri pada Senin petang (10/5/2021) telah menetapkan Bupati Nganjuk, Jawa timur, Novi Rahman Hidayat sebagai tersangka dalam kasus dugan penerimaan uang terkait pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Jawa Timur. Selai Novi, Bareskri Polri, juga menetapkan 6 tersangka lainya dalam kasus itu. Dan semunya sudah ditahan.

Menurut sumber dari dalam Pemkab Nganjuk, menyebutkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, terjadi setelah Novi selesai shooting video, dengan tema Wisata Seni dan Budaya di halaman Pendopo Kabupaten Nganjuk. Minggu (9/5/2021) pagi.

“Shooting dilakukan sejak Minggu pagi, setelah selesai shooting hingga sore Bapak (Novi) berada di rumah dinas Pringgitan. Dan sore itu ada Camat dan Kades yang datang bertemu dengan Bapak (Novi). Kemungkinan mereka itu mengantar uang tunai sekitar Rp 700 juta, namun tiba-tiba sejumlah orang ikut masuk yang ternyata orang tersebut dari KPK dan Mabes Polri,” Teranya.

Orang-orang dari KPK dan Bareskrim Polri, langsung melakukan pengamanan barang bukti juga melakukan penyegelan ruang admin mutasi di kantor BKD Nganjuk. “Waktu penyegelan kantor admin mutasi kondisi kantor sedang sepi, karena hari Minggu Pemkab Nganjuk memang sedang kondisi libur,” Ujarnya.

Ia menambahkan, Bupati Nganjuk, kemudian dibawa ke Polres Nganjuk “Katanya Pak Bupati diperiksa di Polres Nganjuk, yang memeriksa dari KPK dan Mabes Polri.” Kata sumber NusantaraPosOnline.Com.

Disinggung soal shooting video, yang dibintangi Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat yang bertema Wisata Seni dan Budaya di halaman Pendopo Kabupaten Nganjuk. Ia menyebutkan “Rencanahnya vidio itu, akan digunakan Bapak Bupati Nganjuk untuk kegiatan promosi wisata Kabupaten Nganjuk,” Imbuhnya. (War)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!