godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Desember 5 2021
Home / Hukrim / Dikira Bunuh Diri, Wanita Muda Di Malang Ternyata Dibunuh Pacarnya Sendiri
Ilustrasi wanita muda dibunuh pacarnya sendiri

Dikira Bunuh Diri, Wanita Muda Di Malang Ternyata Dibunuh Pacarnya Sendiri

MALANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang wanita muda FR (24) di Malang Jawa timur, tewas mengenaskan dibunuh oleh MAN (25) yang merupakan pacarnya sendiri, warga asal Dusun Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. 

Korban FR ditemukan tewas mengenaskan pada 25 Oktober 2021 lalu di kamar rumahnya di Jalan Suropati RT 3 RW 3 Kelurahan Losari, Singosari, Kabupaten Malang. Dengan sejumlah luka sayatan di tangan kirinya, dan korban FR sebelumnya sempat dikira tewas bunuh diri.

Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial, bahwa awalnya FR diduga mati karena bunuh diri, karena terdapat sayatan di tangan kiri. Namun, setelah dilakukan pendalaman oleh polisi, ternyata mengarah kepada kasus pembunuhan. 

“Awalnya korban FR diduga melakukan bunuh diri. Namun setelah kami melakukan proses penyelidikan dan penyidikan, akhirnya diketahui bahwa ini adalah peristiwa pembunuhan,” Kata Achmad Robial. Jum’at (19/11/2021). 

Selanjutnya, polisi menetapkan MAM sebagai tersangka. MAN adalah pacar korban, yang terakhir kali diketahui bersamanya, sebelum meregang nyawa. Hari ini, Jumat (19/11/2021) dilaksanakan rekonstruksi dan rangkaiannya yang digelar oleh Polsek Singosari dan Tim Inafis Polres Malang di TKP yang merupakan kediaman pelaku dan korban. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari rekonstruksi adegan pembunuhan sebanyak 47 kali itu, terungkap fakta baru yaitu pelaku MAM yang sebelumnya mengaku kepada polisi telah ditusuk korban di bagian perut, ternyata dilukai sendiri. Dan korban meninggal karena dicekik, bukan akibat sayatan yang ada di tangannya. 

“Jadi korban ini meninggalnya akibat dicekik oleh pelaku MAN yang merupakan pacarnya, bukan bunuh diri akibat sayatan di tangannya. Kalau sayatan ditangan korban itu dilakukan oleh pelaku untuk mengelabuhi agar peristiwa ini dikira seolah-olah kasus bunuh diri,” Teranya. 

Sedangkan mengenai sayatan senjata tajam diperut pelaku, yang sebelumnya diakui pelaku dilukai oleh korban, kata Achmad Robial, ternyata juga dilukai sendiri oleh pelaku untuk mengelabuhi polisi. “Jadi luka diperut pelalu, itu dilukai sendiri oleh pelaku, hal itu sebagai alibi pelaku untuk mengelabui Polisi.” terangnya.

Achmad Robial  menambahkan, berdasarkan dari Labfor Polda pada barang bukti yang ditemukan, terdapat sidik jari pelaku. Sementara, motif pembunuhan itu terjadi berawal dari keduanya telah cekcok soal usaha bunga milik mereka berdua. 

“Motif pembunuhan itu dilakukan secara spontan, ketika cekcok masalah usaha yang dibangun oleh mereka berdua. Namun sebelum dibunuh, korban mengalami penganiayaan,” Ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono, menambahkan, dalam kejadian ini petuga telah telah mengamanakan barang bukti, diantaranya Pisau Cutter, Pisau Dapur, Handphone warna hitam, Kaos warna putih, Celana kain pendek warna biru, Kassa perban bekas warna putih, Lakban bekas ikatan warna hitam. 

Akibat perbuatannya, MAN dikenakan pasal Pasal 338 Subsider Pasal 351 ayat (3) KUH Pidana dengan Ancaman Hukuman paling lama 15 tahun penjara. (Ags)

Check Also

Demo Ormas Pemuda Pancasila Di Gedung DPR Berakhir Ricuh, 21 Orang Diamankan Polisi

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) di depan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!