godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Juli 15 2020
Home / Pemerintah / Dinas PUPR Jombang Lakukan Kalibrasi Debit Air Dengan Current Meter
IRIGASI : Dinas PUPR Jombang melakukan kalibrasi di saluran irigasi Sekunder Melik dan Sentul di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh.

Dinas PUPR Jombang Lakukan Kalibrasi Debit Air Dengan Current Meter

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dinas PUPR Jombang melakukan kalibrasi (pengaturan dan pengecekan) dua saluran irigasi, yaitu di saluran irigasi Sekunder Melik dan Sentul di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh.

Mifathul Ulum Kepala Dinas PUPR Jombang menjelaskan, Kalibrasi itu dilakukan menggunakan alat berupa Current meter atau pengukur kecepatan arus air. “Jadi fungsinya untuk mengukur kecepatan air. Tujuannya supaya mengetahui apakah alat ukur ini sudah sesuai dengan kondisi di lapangan.” katanya Minggu (21/6) kemarin.

Menurut Ulum, hal inidilakukan karena kondisi saluran tak seluruhnya lancar. Sebagian mengalami sedimentasi, sehingga berpengaruh pada alat ukur itu. “Alat ukur debit ini kan secara berkala mestinya harus dicek lagi.

Karena itu lanjut Ulum, kalibrasi dirasa perlu dilakukan, sehingga pihaknya bisa mengetahui tingkat akurasi alat ukur debit air di dua daerah saluran irigasi tersebut. “Jadi begini, Kalibrasi tujuanya untuk mengukur kecepatan air,” Ujarnya.

KALIBRASI : Dinas PUPR Jombang lakukan kalibrasi saluran irigasi Sekunder Melik dan Sentul di Desa Kedungrejo

Ia mengatakan, bahwa Kalibrasi menggunakan current meter ini, adalah pertama kali dilakukan Dinas PUPR Jombang. “Alat Current meter bentuknya ini digital, ada baling-balingnya. Cara pengukurannya pun sudah ada petunjuknya. Current meter didesain untuk  pengukur kecepatan arus air secara otomatis.” Kata Ulum.

Penggunaan alat Current meter juga baru kita lakukan pertama kali.  “Dinas PUPR Jombang masih memiliki dua unit Current meter. Kedepanya kalau sudah lancar dalam mengoperasikan alat ini, semua UPT akan kita beri pelatihan. Agar nantinya semua UPT yang mengurusi pengairan bisa melakukan kalibrasi sendiri. Alat ini bisa dipakai dimana saja. bisa dipindah-pindah,” kata dia.” Ujanya.

Kalibrasi Untuk Menjamin Ketersedian Air :

Kegiatan kalibrasi penting dilakukan untuk mengetahui debit air, salah satunya sebagai dasar pembagian air ke petani sesuai kebutuhan. Karena pengukuran debit merupakan kegiatan yang penting dalam operasi irigasi karena debit menunjukkan kinerja pengelolaan irigasi seperti kecukupan, kemerataan, ketepatan waktu, dan sebagainya

“Dalam jaringan irigasi teknis, banyak debit air yang mengalir ke dalam saluran harus dapat diukur seksama. Supaya pembagian air dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata Miftahul Ulum Kepala Dinas PUPR Jombang.

KALIBRASI : Dinas PUPR Jombang lakukan kalibrasi saluran irigasi Sekunder Melik dan Sentul di Desa Kedungrejo

Sesuai dengan kebutuhan air tanam selama pengolahan tanah. Baik pembibitan, pertumbuhan, dan ketika pemasakan buah. “Sedangkan bangunan ukur debit yang biasa digunakan berupa bangunan pelimpah, dengan ambang lebar ataupun tajam,” imbuh dia.

Menurut Ulum, bangunan ukur itu biasanya difungsikan sebagai pengontrol. “Ini dimaksudkan supaya mendapat taraf muka air yang direncanakan bisa mengalir dengan debit tertentu sesuai kebutuhan, menunjukkan kinerja pengelolaan irigasi seperti kecukupan, kemerataan, ketepatan waktu, dan sebagainya.” terang Ulum.

Pengukuran debit merupakan kegiatan yang penting dalam operasi irigasi karena debit menunjukkan kinerja pengelolaan irigasi seperti kecukupan, kemerataan, ketepatan waktu, dan sebagainya.

Dikatakan, untuk kalibrasi menggunakan current meter itu pengujiannya bertujuan menyesuaikan keluaran pengukuran besaran standar yang berlaku. Setelah masing-masing alat komponen dirakit.

“Untuk pengujian pengukuran kecepatan di lapangan ini bertujuan melihat kerja alat current meter pada saluran. Dengan cara membandingkan hasil pengukuran kedua, macam propeller satu dengan lainnya,” beber dia.

Untuk itu perlunya dua saluran itu dilakukan kalibrasi. “Kebutuhan sesuai dengan kondisi air, misal butuh 10 liter. Ternyata kita cek tinggal 8 liter, berarti alat ini tidak cocok. Jadi perlu dikalibrasi atau dicocokkan lagi”  Pungkasnya. (Ris/Snt)

Check Also

Pemdes Ngudirejo Salurkan BLT-DD Kepada 142 KK Terdampak Covid-19

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah desa (Pemdes) Ngudirejo, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, hari ini menyaluran Bantuan Langsung Tunai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!