Jombang,NusantaraPosOnline.Com-Hingga akhir November 2022, perkembangan fisik pelaksanaan pembangunan proyek Sentra Industri kecil dan menengah (IKM) Slag Aluminium Kendalsari di Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang, mencapai progres 91, 089 persen. Jadi proyek ini hampir selesai.
Kepala Disdagrin Jombang Hari Oetomo melalui Dra. Isnainiyah Kabid Perindustrian Dinas Perdagangan mengatakan, akhir November, progres pekerjaan ini tetap menunjukkan deviasi plus. Hal itu juga mendorong optimisme jika proyek ini akan selesai tepat waktu.

“Kita optimis pengerjaan proyek Sentra IKM Slag Aluminium Kendalsari ini bisa selesai tepat waktu. Hingga minggu ke-29, progres sudah mencapai 91,089 persen dari target 87,24 persen bahwa ada deviasi plus sekitar 3,894 persen. Artinya proses pengerjaan berjalan lancar.” Kata Isnainiyah. Selasa (29/11/2022).
Menurut Isnainiyah, dengan progres sebesar itu seluruh bangunan utama telah berdiri, dan bangunan pendukung juga telah rampung.
“Seperti gedung utama pabrik, ruang pembakaran, hingga TPS seluruhnya telah selesai dibangun. gedung pengelola dan pos penjaga, seluruhnya juga sudah tuntas dikerjakan dan untuk pekerjaan sipil memang sudah selesai, tinggal finishing, pengecatan saja.” Ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pembangunan sentra IKM yang dimenangkan oleh PT. Dwi Mulya Jaya dengan nilai kontrak RP. 20,496 milyar ini. Ia juga berharap pembangunan ini selesai tepat waktu.
“Harapan kami nanti pekerjaan IKM Slag Aluminium ini selesai tepat waktu, yakni tanggal 5 Desember 2022. Walaupun, seandainya ada kekurangan pembangunan sedikit, nanti akan ada tambahan waktu 10 hari. Semoga pembangunan ini bisa berjalan lancar dan sukses sampai akhir atau selesai.” Imbuhnya.
Ditempat terpisah, pelaksana lapangan dari PT. Dwi Mulya Jaya, Ilham Lazuar mengatakan progres pekerjaan dilapangan sudah plus 91 persen.
Ilham menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan beberapa fasilitas penunjang di dalam gedung utama. Mulai ducting, tempat pembakaran grenjeng hingga sejumlah pernik-pernik yang dibutuhkan.

“Sampai hari ini, pekerjaan dilapangan hampir 100 persen untuk pekerjaan sekarang meliputi merampungkan pengerjaan pintu, pengecetan Pagar, instalasi listrik dan pekerjaan repear-repear saja.” Kata Ilham dilokasi proyek. (Ris/Snt)










