godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Senin , November 30 2020
Home / Hukrim / Jadi Tersangka Suap Ketua DPRD Dan Plt Kepala DPUPR Muara Enim Ditahan KPK
Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Aries HB (bawa tas hitam) dan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Ramlan Suryadi (Bawa tas kuning) memakai rompi oranye saat ditahan KPK. Jakarta, Senin (27/4).

Jadi Tersangka Suap Ketua DPRD Dan Plt Kepala DPUPR Muara Enim Ditahan KPK

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Con-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka baru dalam kasus dugaan suap sejumlah proyek di Dinas Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muara Enim.

Dua orang tersebut yaitu Ketua DPRD Muara Enim Aries HB, dan kepada Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang menyeret Bupati Muara Enim nonaktif Ahmad Yani.

“Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, dilanjutkan dengan gelar perkara, KPK menetapkan dua orang tersangka, yaitu AHB (Aries HB) selaku Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, dan RS (Ramlan Suryadi) Plt Kepala Dinas PUPR Muara Enim,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konfrensi pers virtual dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/4).

Keduanya diduga telah menerima uang untuk memuluskan sejumlah proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim. Adapun nilai uang yang diberikan mencapai miliaran rupiah.

Alex mengatakan, proses penyidikan yang dilakukan KPK terhadap kedua tersangka telah dimulai sejak 3 Maret 2020 lalu. Penyidik KPK juga telah memeriksa 10 orang saksi di beberapa tempat, seperti rumah para tersangka, hingga Kantor DPRD Muara Enim.

Di samping itu, kata Alex, KPK juga telah melakukan pemanggilan kepada para tersangka sebanyak dua kali yakni pada 17 April 2020 dan 23 April 2020. Namun panggilan itu tidak dipenuhi oleh keduanya.

“Untuk itu, setelah memastikan kepada para tersangka dan bekerjasama dengan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan, KPK melakukan penangkapan dua tersangka pada Minggu 26 April 2020,” Terang Alex.

Adapun kronologi penangkapan dimulai dengan pergerakan penyidik ke rumah Aries di daerah Palembang pada pukul 07.00 WIB. Kemudian, penyidik menyisir rumah Ramlan pada pukul 08.30 WIB.

“Setelah diamankan dua tersangka, kemudian diperiksa di kantor kepolisian daerah Sumsel. Selanjutnya, dua tersangka diberangkatkan ke Gedung Merah Putih dan tiba hari senin 27 April tadi pagi, sekitar jam 08.30 WIB,” kata Alex.

Kedua tersangka disangkakan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Selain itu, KPK juga menyangkakan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait dengan kasus suap sejumlah proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim. tersebut, yaitu Bupati Muara Enim Ahmad Yani (AYN), Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Elfin Muhtar (EM), dan Robi Okta Fahlefi (ROF) dari unsur swasta atau pemilik PT Enra Sari.

Saat ini persidangan AYN dan EM masih berlangsung. Sementara itu, ROF telah menjadi terpidana dan diputus oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda sebesar Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. (Jun)

Check Also

Tim Supervisi KPK Dalami Berkas Perkara Djoko Tjandra

JAKARAT, NusantaraPosOnline.Com-Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, menyebutkan tim supervisi Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!