godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , April 20 2021
Home / Hukrim / Kasus APBDes, Polisi Gledah Rumah Dan Kantor Kades Kaligunting
Tim Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reskrim Polres Madiun menggeledah kantor desa dan rumah Kepala Desa Kaligunting terkait dugaan korupsi pengelolaan APBDes yang terjadi di Desa Kaligunting. Kamis (25/3/2021)

Kasus APBDes, Polisi Gledah Rumah Dan Kantor Kades Kaligunting

MADIUN, NusantaraPosOnline.Com-Tim Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reskrim Polres Madiun, melakukan pengeledahan kantor dan rumah kediaman Kepala Desa (Kades) Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kamis (25/3/2021)

Hal tersebut sebagai upaya untuk melengkapi alat bukti, kasus dugaan korupsi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang terjadi di Desa Kaligunting. Dan kasus ini hingga sekarang belum ada yang ditetapkan sebagai tersangkanya.

Pantauan dilapangan, pengeledahan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, puluhan personel unit tipikor mengawalinya dengan menggeledah kantor Pemdes setempat. Pengeledahan tak memakan waktu lama. Selanjutnya, mereka bergegas ke rumah kediaman Kades setempat Nur Amin.  Yang jaraknya tidak jauh dari kantor desa.

Dalam pengeledahan itu, terlihat puluhan polisi berpakaiyan lengkap membawa senjata laras panjang, berjaga-jaga dan diluar, terlihat dua pulisi keluar rumah membawa boks plastik dari dalam rumah berisi tumpukan dukumen. Selanjutnya dimasukkan bagasi mobil petugas kepolisian. Lantas kembali ke kantor desa lagi sekitar pukul 12.00 WIB.

Tim Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reskrim Polres Madiun menggeledah kantor desa dan rumah Kepala Desa Kaligunting. Kamis (25/3/2021)

Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun AKP Aldo Febrianto mengatakan pihaknya sedang mengusut kasus dugaan penyimpangan pengelolaan APBDes di Desa Kaligunting tahun 2016-2019.

“Kami masih melakukan pendalaman kasus ini. Baik terkait modus operandi dan besaran kerugian keuangan negara. Tersangka juga belum ditetapkan,” Kata AKP Aldo di Madiun, Jumat.

Timnya juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Desa Kaligunting dan rumah kepala desa setempat untuk pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“Tujuan penggeledahan adalah untuk melengkapi alat bukti terkait masalah SPJ penggunaan dan desa tahun 2016-2019 diduga masih ada di dalam kantor desa dan rumah kepala Kades.” Kata tutur-nya.

Dalam kasus ini pihaknya juga telah memeriksa sebanyak 35 orang saksi terkait kasus dugaan korupsi tersebut. Saksi-saksi yang diperiksa terdiri dari perangkat desa, pejabat pembuat komitmen (PPK), konsultan pembuat rencana anggaran biaya pembangunan desa, dan pihak lainnya yang diduga terkait.

Sementara itu Kades Kaligungting, Nur Amin membenarkan pengeledahan tersebut. Dia mengaku sebelumnya memang ada pengaduan masyarakat terkait dugaan penyimpangan APBDes. Namun pihaknya akan tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku.  “Yang diambil dari rumahnya itu berkas APBDes 2016 – 2019,’’ kata Nur Amin. (War)

Check Also

Kejati Sumsel Sita 7 Ruko Milik Eddy Hermanto Tersangka Dugan Korupsi Masjid Masjid Sriwijaya

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan (Kejati Sumsel) menyita tujuh unit bangunan jenis rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!