godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , September 27 2020
Home / Hukrim / Ketangkap Basah Zinah, Kasi Dinas Pariwisata Sumenep Dan Bidan Dituntut 5 Bulan Buai

Ketangkap Basah Zinah, Kasi Dinas Pariwisata Sumenep Dan Bidan Dituntut 5 Bulan Buai

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Gleno Febri Maharano (40) oknum Kepala Seksi (Kasi) Dinas Pariwisata Sumenep dan dengan Devi Aprialintini (35) seorang bidan akhirnya menjadi terdakwa kasus perzinahan.

Pasangan mesum tersebut dituntut 5 bulan penjara. Jaksa menyatakan perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 284 KHUPidana.

“Kedua terdakwa kami tuntut 5 bulan, dan kami nyatakan terbukti melanggar pasal 284 tentang perzinahan” Terang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Kamis (30/7/2020).

Menanggapi tuntutan tesebut, penasehat hukum terdakwa Rudi Hartono membenarkan tuntutan Jaksa 5 bulan penjara, Rudi mengaku tidak bisa berkomentar banyak terkait tuntutan Jaksa.

“Urusan hukum kliennya kami ini kan masih berjalan, kendati demikian Bupati sudah menonaktifkan klien kami, harusnya menunggu Putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap,”terangnya.

“Belum ada putusan hakim Hakim yang memvonis bersalah klien kami. Tapi Bupati sudah mencopot dia, selain itu perlu saya garis bawahi bahwa ini bukan perbuatan zina karena antara terdakwa Dan DA ada ikatan perkawinan Siri, ungkapnya,” Ujarnya.

Kasus ini bermula pada 22 September 2019 lalu, terdakwa Gleno Febri Maharano, warga Jalan Teuku Umar, Sumenep, Madura digerebek Unit Reskrim Polsek Gubeng saat menginap di salah satu di Surabaya pada 22 September 2019.

Pria yang menjabat Kasi Dinas Pariwisata di Pemkab Sumenep ini digerebek saat menginap bersama seorang bidan bernama Devi Aprialintini (35), warga Jalan Aries Blok B, Sumenep.

AKP Oloan Manullang, Kanit Reskrim Polsek Gubeng menjelaskan, HD (36) istri terdakwa Gleno yang melaporkan bahwa telah terjadi dugaan perzinahan yang dilakukan oleh suaminya. “Setelah mendapat laporan dari istri pelaku, kami bersama-sama petugas lainya, bersama istri pelaku mendatangi kamar dimana dirinya menginap,” katanya saat itu.

Oloan Manulang pun tak membantah saat ditanya apakah Gleno merupakan salah satu ASN di lingkungan Pemkab Sumenep. “Menurut keterangan saksi dan pelaku, memang benar, dimana pelaku menjabat sebagai Kasi di Dinas Pariwisata dan DA adalah bidan,” pungkasnya.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti, celana dalam wanita, selimut hotel, dua buah bantal serta bill kamar yang ditempati keduanya. Polisi juga melakukan visum tehadap DA di RS Dr Soetomo, Surabaya.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 284 ayat 1 ke-1 huruf a dan 284 ayat 1 k. (ags)

Check Also

Dalam Sepekan Kejagung Tangkap Mantan Dirut Transjakarta Dan 2 Buron Lain

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Dalam sepekan Kejaksaan Agung meringkus tiga buronan yang telah lama dicari. Tiga buronan tesebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!