godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , September 25 2021
Home / Hukrim / Menipu Rp 22 M, Beny Prayogi Direktur PT NSK, Bersama Bapak Dan Kakaknya Cuman Divonis 10 Bulan Bui
Bapak dan dua anak, jadi terpidana kasus penipuan Rp 22,122 miliar, yakni Suwandi Wibowo, Beny Prayogi Nyotoraharjo, Irwan Suwandi.

Menipu Rp 22 M, Beny Prayogi Direktur PT NSK, Bersama Bapak Dan Kakaknya Cuman Divonis 10 Bulan Bui

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, yang diketuai Hakim Suparno, menjatuhkan vonis 10 bulan penjara terhadap dua terdakwa kasus penipuan sarung senilai Rp 22,122 miliar terkesan terlalu ringan. Pasalnya, Jaksa sebelumnya menuntut terdakwa agar dihukum 4 tahun penjara.

Kedua terdakwa ini adalah bapak dan anak, masing-masing adalah : Beny Prayogi Nyotoraharjo selaku Direktur PT Nugraha Sentosa Kencana (PT NSK) warga Perum Pakuwon City, Jl Villa Rivera Blok B-1 Surabaya, dan orangtuanya Suwandi Wibowo (terdakwa) warga Jalan Dharmahusada Permai Blok IX Surabaya.

Keduanya dinyatakan terbukti melakukan penipuan senilai Rp 22 miliar. Dan perbuatan mereka terbukti melangar Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP seperti dalam Dakwaan Kesatu Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Menghukum terdakwa Beny dan Suwandi masing-masing dengan hukuman penjara 10 bulan penjara,” kata ketua majelis hakim Suparno dalam amar putusannya, Selasa (6/7/2021).

Vonis tersebut jomplang dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar Amin, dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak yang sebelum menuntut terdakwa Beny dan Suwandi selama 4 tahun penjara. Atas putusan yang dianggapnya ringan, kedua terdakwa langsung menerima.

Dalam berkas terpisah, sebelumnya perkara ini  juga menyeret Irwan Suwandi warga Kejawan Utara Blok C4 Surabaya, tidak lain anak kedua dari pasangan Yenny Sintawati Purwo dan Suwandi Wibowo, kakak Beny Prayogi Nyotoraharjo. Oleh Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik diputus hukuman 10 bulan penjara.

Majelis Hakim menilai, perbuatan terdakwa Irwan Suwandi terbukti bersalah melanggar Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Sementara JPU, mengajukan banding atas putusan tersebut. JPU Yusuf Akbar Amin, yang ingin bertahan dengan tuntutannya. Suwandi yang satu perusahaan dengan Beny, menuntutnya dengan hukuman 4 tahun penjara. Sedangkan, Irwan Suwandi (berkas terpisah) anak kedua dari terdakwa Suwandi Wibowo dituntut 2 tahun penjara, Kamis (17/6/2021).

Untuk diketahui, dalam dakwaan JPU, Beny Prayogi, direktur PT Nugraha Sentosa Kencana (NSK), bersama ayahnya, Suwandi Wibowo, didakwa menipu PT Sukorejo Indah Textile (PT SIT).

Saat itu terdakwa Beny dan Suwandi, awalnya memesan sarung merek Wadimor kepada PT Sukorejo Indah Textile (SIT) di akhir tahun 2019 sampai Juni 2020 sebanyak 24.237,83 kodi dengan harga Rp 22.122.947.400.

Trdakwa Beny dan Suwandi kemudian memberikan 5 Bilyet Giro (BG) untuk pembayaran sarung. Namun, pada saat dilakukan pencairan sesuai dengan tanggal jatuh tempo, pihak bank memberitahukan kepada PT Sukorejo Indah Textile bahwa BG tersebut tidak dapat dicairkan karena saldo tidak cukup.

Dua lembar BG yang tidak bisa cair masing-masing senilai Rp 5 miliar dan Rp 5,4 miliar diganti dengan tiga BG bank lain. Masing-masing dua BG senilai Rp 3,5 miliar dan satu lagi Rp 3,4 miliar.

Sementara itu, tiga BG lain yang juga tidak bisa dicairkan senilai total Rp 13 miliar diganti dengan tujuh lembar BG bank lain. Masing-masing Rp 1 miliar, Rp 330 juta, Rp 450 juta, Rp 3,59 miliar, Rp 2,85 miliar, Rp 3 miliar, dan Rp 718,1 juta. Jamil lantas mengkliring 10 lembar BG pengganti tersebut.

Tetapi kembali mendapatkan surat keterangan penolakan dari pihak bank dengan keterangan bahwa dan atau saldo tidak cukup. Sehingga PT SIT merugi Rp 22,1 miliar dari pengiriman sarung yang tidak dibayar.

Perkara ini ikut menyeret Irwan Suwandi, karena anak kedua dari pasangan Yenny Sintawati Purwo dan Suwandi Wibowo, kakak Beny Prayogi Nyotoraharjo. Irwan Suwandi dianggap terlibat ikut menandatangani BG tersebut. (Ags)

Check Also

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka, Kali Ini Kasus Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin yang saat ini menjabat sebagai anggota Fraksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!