NGAWI, NusantaraPosOnline.Com-Ditengah masa pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan akan berakhir, Pemerintah Desa (Pemdes) Kletekan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa timur, menfokuskan pengunaan Dana Desa (DD) tahun 2021 yang mereka terima, untuk membiayai pembangunan jalan lingkungan berupa jalan Paving, dan untuk bantuan sosial berupa Bantuan langsung tunai (BLT DD).
Kepala Desa (Kades) Kletekan Yasin Nurhadi menuturkan, tahun ini desa yang ia pimpin mengadakan kegiatan pembangunan jalan lingkungan, berupa pembangunan jalan paving sepanjang 464 meter dan lebar 2,7 meter berlokasi di Dusun Gatak RT 03 RW 05 Desa Kletakan, Kab Ngawi.

“Pembangunan jalan tersebut, menelan biaya Rp 223.208.000 bersumber dari DD tahun 2021. Pengerjaan kita mulai pada November lalu, dan saat ini bangunan jalan sudah rampung 100 persen, dan sudah dapat dirasakan oleh masyarakat Kab Ngawi, khususnya warga desa Kletekan selaku penerima manfaat.” Kata Yasin. Jumat (24/12).
Menurut Yasin, selain membangun jalan paving, tahun ini Pemdes Kletekan, juga mengalokasikan DD 2021 untuk bantuan sosial BLT DD, yang disalurkan kepada warganya yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19.
“Penyaluran BLT DD 2021, ini kita salurkan sebabnya 12 kali dalam kurun waktu 1 tahun, yakni sejak Januari – Desember 2021 (12 x penyaluran). Jadi dana DD tahun 2021 yang kita terima tahun ini kita fokuskan untuk pembangunan jalan Paving dan untuk penanganan pandemi Covid-19 yakni berupa BLT DD untuk warga.” Ujarnya.
Yasin menjelaskan, tujuan pembangunan jalan paving, bertujuan untuk menunjang atau mendukung aktifitas warga sehari-hari. Dengan jalan lingkungan yang baik, kita harapkan dapat memperlancar aktifitas ekonomi, pendidikan, pertanian dan lain-lain, agar dapat mensejaterakan warga. “Saya berharap pembangunan jalan paving ini, dapat mensejaterakan warga.” Ungkapnya.

Ia menambahkan, sedangkan untuk kegiatan penyaluran BLT DD kepada, bertujuan untuk meringankan beban warga selama menghadapi masa pandemi. Kegiatan BLT DD ini sebagai keperdulian Pemdes Kletekan kepada warganya.
Selain itu Yasin Juga menambahkan untuk pengerjaan proyek jalan paving, dilaksanakan secara swakelola, dengan skema PKT (Padat karya tunai) hal ini sebagai wujud pemberdayaan kepada warga.
“Tenaga kerja kita ambilkan dari warga setempat, agar ongkos kerja yang besarnya sekitar 20 persen dari nilai proyek dapat dinikmati warga setempat. Jadi proyek jalan dari DD ini bisa menyerap tenaga kerja dan membantu warga dalam bentuk upah kerja.” Ungkapnya.
Dan Kades Yasin, juga mengajak kepada warganya agar sama-sama menjaga jalan paving tersebut, agar bisa bertahan lama dalam pengunaanya. “Karena bangunan jalan tersebut milik kita bersama, dan kita semua sama-sama punya kewajiban menjaganya.” Pungkasnya. (Edy/Rvk)










