Pemkab Jombang Gelar Penyuluhan Hukum Cegah Penyalahgunaan Narkotika Dikalangan Pelajar

Kegiatana penyuluhan kesadaran hukum untuk mencegah dan menekan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar di Jombang. Kamis (30/5/2024) pagi.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dalam rangka mencegah dan menekan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di kalangan remaja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melakukan kegiatana Penyuluhan Kesadaran Hukum kepada para guru Bimbingan Konseling (BK) dan ratusan siswa siswi SMP di Jombang.

Penyuluhan ini, dilaksanakan di Aula Bung Tomo, Pemkab Jombang, pada Kamis (30/5/2024) pagi. Dan disiarkan secara live pada Youtube Jombangkab TV Official.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pj Bupati Jombang Sugiat, didampingi Kabag Hukum Sekdakab Jombang dan Asisten 3.

Adapun narasumber dalam penyuluhan ini Kasat Narkoba Polres Jombang AKP Ahmad Yani, Ketua Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Prof. Siswanto.

Kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar Pemkab Jombang, untuk mempersiapkan Jombang bebas narkotika, dan mewujudkan generasi tangguh berprestasi.

Pj Bupati Jombang Sugiat dalam sambutanya menyampaikan, peredaran dan penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. Sebab narkoba dapat menyebabkan kecanduan, gangguan kesehatan, dan bahkan kematian. Narkoba juga dapat memicu berbagai tindak kriminal dan mengganggu stabilitas keamanan.

“Bahaya narkoba ini biasanya karena salah bergaul. Adik-adik terutama anak SMP masih sangat labil dan dalam proses mencari jati diri, namun ingat jangan mudah terpengaruh. Jangan coba-coba termasuk jangan merokok. Karena awalnya coba-coba, beli, ambil uang orang tua, ambil uang orang lain, sehingga memicu tindak kriminal, ” katanya..

Pj Bupati Jombang sangat mengapresiasi ini. Dia menyebutkan, kegiatan seperti ini sangat penting sebagai salah satu bentuk upaya preventif dalam menangkal bahaya narkotika di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Lebih lanjut, pencegahan narkoba membutuhkan peran semua pihak salah satunya pendidik. Peran guru BK sangat penting dalam mendampingi dan membimbing anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap Bapak/Ibu dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mendeteksi dini, mencegah, serta memberikan penanganan yang tepat bagi siswa yang mungkin terpapar bahaya narkotika. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari narkotika.” jelas Pj Bupati

Pj Bupati mengimbau agar siswa siswi dapat mengikuti penyuluhan ini dengan baik, menyimak setiap informasi yang disampaikan oleh narasumber, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pihaknya berpesan agar anak-anak muda selalu menjaga pergaulan dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.

“Anak-anakku, kalian yang akan memimpin Jombang kedepannya. Tapi kalau dari sekarang sudah terpengaruh narkotika, mohon maaf berat rasanya,” Ujar Pj Bupati.

Ia juga mengimbau kepada siswa siswi yang hadir, agar selalu waspada dan berhati-hati. Jangan mudah percaya pada orang yang baru dikenal, apalagi jika mereka menawarkan sesuatu yang tidak jelas.

“Selalu ingat untuk bercerita dengan orang tua atau guru jika ada hal-hal yang mencurigakan. Pilihlah teman yang dapat memberikan pengaruh positif dan saling mendukung dalam mencapai prestasi,” pesan Pj Bupati.

Dia juga mengajak masyarakat untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkoba. Sehingga tercipta Kabupaten Jombang yang bersih dan bebas dari narkoba. Terlebih saat ini peredaran narkoba masih tinggi di Jawa Timur.

“Jombang disebut Kota Santri, tapi narkobanya nomor dua di Jatim. Hal ini disebabkan Jombang tempatnya di tengah-tengah dan wilayahnya strategis” Ungkapnya.

Pj Bupati Jombang menandaskan, bahwa Pemkab Jombang terus berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Jombang adalah membentuk Kampung Bersinar (Bersih Narkoba).

“Kampung bersinar, bersih narkoba ini bisa ditindaklanjuti. Saya pernah diundang di Sambungdukuh, itu bagus ada kampung anti narkoba. Semoga di tempat tempat lain bisa ada Kampung Bersinar, ” Tandasnya.***

Editor : RURIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!