Peristiwa

Pemotor 1 Keluarga Nyemplung Sungai Brantas di Jombang, Istri Tewas Suami Dalam Pencarian

×

Pemotor 1 Keluarga Nyemplung Sungai Brantas di Jombang, Istri Tewas Suami Dalam Pencarian

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan evakuasi jenazah Imroatul Azizah, yang berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam. Sabtu petang (9/4/2022).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Sebuah motor Honda Vario matic keluaran terbaru, yang ditumpangi tiga orang yang merupakan satu keluarga tercebur sungai Brantas dari atas perahu tambang di penyebrangan Desa / Kecamatan Megaluh, Jombang, Sabtu (9/4/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Supervisor Pusdalops BPBD Jombang, Stevie Maria mengatakan, korbannya ada tiga orang merupakan satu keluarga, pasangan suami istri dan satu anak, asal Dusun Gempolpait, Desa Banjardowo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang.

“Satu keluarga tersebut yakni, Mohamad Iswahyudi (39), istrinya Imroatul Azizah (38) dan anaknya M Naufal Falakhuddin (8).” Kata Stevie.

Stevie menjelaskan, dalam peristiwa ini, satu korban atas nama Imroatul Azizah sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan anaknya Naufal ditemukan oleh warga dalam kondisi selamat.

“Sampai dengan malam ini, tim dari BPBD Jombang bersama kepolisian dan warga setempat, tengah berupaya melakukan pencarian korban atas nama Mohamad Iswahyudi. Sementara ini pencarian masih nihil.” Ujar Stevie, dilokasi. Sabtu malam (9/4/2022).

Menurut Stevie, pencarian korban malam ini kita fokus di sekitar lokasi hingga radius 1 km, dari titik awal korban tenggelam, yaitu di tambangan penyebrangan Desa/Kecamatan Megaluh, Jombang.

“Jika malam ini korban belum kita temukan, akan kita lanjutkan besok pagi,” Ungkap Stevie.

Kapolsek Megaluh, AKP Soesilo mengatakan, Laka air yang terjadi di lokasi penyebrangan Sungai Brantas Desa / Kecamatan Megaluh, terjadi pada sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB

“Kejadian bermula saat itu, satu keluarga terdiri dari bapak, ibu dan anak mengendarai sepeda motor Honda Vario matic keluaran terbaru, melaju dari Desa Gebangbunder, Kecamatan Plandaan hendak menyeberangi Sungai Brantas dengan menaiki perahu penyeberangan menuju Kecamatan Megaluh.” Terang AKP Soesilo.

Dikatakanya, saat itu, sepeda motor Honda Vario yang dinaiki korban tidak menyala, namun pada posisi Idling Stop ketika berada di atas perahu.

“Selanjutnya, saat perahu mau bersandar di dermaga Desa / Kecamatan Megaluh, anaknya yang duduk di jok paling depan tidak sengaja menarik gas sepeda motor yang dikemudikan bapaknya sehingga sepeda motor bersama tiga korban langsung tercebur ke sungai Brantas.” Terangnya.

“Dalam kejadian ini, korban yanga sudah ditemukan baru 2 orang, ibu sama anaknya, ibunya di temukan tak jauh dari lokasi dalam kondisi meninggal dunia, dan anaknya selamat dan sudah kita larikan ke RSUD Jombang. Sedangkan bapaknya Mohamad Iswahyudi, masih dalam pencarian.” Pungkas Kapolsek Megaluh, AKP Soesilo. (Rin/Why)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!