godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Mei 7 2021
Home / Pemerintah / Pimprov DKI Jakarta Teken Kerja Sama Resi Gudang Gabah Dengan Pemkab Ngawi
Suasana penandatanganan kerja sama resi gudang Gabah antara Pimrov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi. Di Desa Geneng. Minggu (25/4/2021).

Pimprov DKI Jakarta Teken Kerja Sama Resi Gudang Gabah Dengan Pemkab Ngawi

NGAWI, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BUMD, PT Food Station Tjipinang Jaya melakukan kerja sama antar daerah, bersama dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi lewat Daya Tani Sembada dan Kelompok Tani Sido Rukun, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur guna memperluas cakupan serapan gabah untuk pasokan beras di Jakarta. Sebabnya, kebutuhan pangan di Jakarta itu 99 persennya dipasok dari luar Jakarta.

Kerjasama antar daerah ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta yang diwakili Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dengan Pemkab Ngawi yang diwakili Bupati Ngawi, Ony Anwar.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Dusun Alas pecah, Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Minggu (25/4/2021). Dan disaksikan langsung Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Hadir pula dalam acara tersebut jajaran PT Food Station, Daya Tani Sembada, dan Kelompok Tani Sido Rukun di Balai Desa Geneng, Dusun Alas Pecah, Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Minggu (25/4/2021).

Gubernur Anies dalam sambutannya menjelaskan, kerjasama antardaerah ini merupakan bagian dari amanat konstitusi untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Satu sisi kita secara serius ingin kebutuhan pangan di Jakarta terpenuhi dan di sisi lain kita ingin menghadirkan keadilan sosial, khususnya untuk para petani daerah agar mereka mendapat manfaat lebih besar, mendapat peningkatan kesejahteraan, dan mendapat kepastian atas produk-produknya,” Kata Gubernur DKI Jakarta Anies.

Salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani adalah sistem resi gudang yang membuat petani tak buru-buru menjual harga gabah mereka dengan harga rendah.  Melainkan dapat menyimpannya terlebih dahulu, meningkatkan kualitas, sehingga harganya juga akan stabil.

“Dengan adanya kerjasama sistem resi gudang yang ditandatangani kali ini, petani akan memiliki kepastian tentang harga gabah.” imbuh Anies.

Selain itu, dengan menyimpannya di resi gudang, para petani juga bisa memanfaatkan untuk mengambil pinjaman pembiayaan dari lembaga keuangan.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutanya ia berharap kerjasama ini lebih diperluas di berbagai aspek, karena kebutuhan pangan di beberapa daerah di Jawa Timur mengalami surplus dan para produsen mengalami kesulitan mengembangkan market.

“Kami akan menjadi bagian penguatan kerjasama ini dan kami mohon agar kami bisa akses lebih banyak dan menghubungkan para gapoktan agar mereka mendapatkan market yang lebih besar, terutama di Jakarta,” Tutur Gubernur Jawa timur Khofifah. (Hr)

Check Also

6 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Dan Disumpah

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, melantik  6 ASN untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Sekolah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!