Hukrim  

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Ke Lapas Kelas II-B Tulungagung

Petugas Satresnarkoba Polres Tulungagung dan pihak Lapas kelas II-B Kabupaten Tulungagung menunjukan barang bukti.

TULUNGAGUNG, NusantaraPosOnline.Com-Satresnarkoba Polres Tulungagung dan pihak Lapas kelas II – B Kabupaten Tulungagung, berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu yang akan diselundupkan ke Lapas II-B Kabupaten Tulungagung, Kamis (20/01/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dalam kasus ini Satresnarkoba Polres Tulungagung meringkus 4 orang yang masuk dalam peredaran narkoba jaringan Lapas. Dan 4 pelaku yang ditangkap satu diantaranya merupakan seorang perempuan.

Keempat pelaku yang berhasil ditangkap yakni, DDP (28) asal Dusun Ngipik, Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, ENC alias SUR (26) warga binaan Lapas II B asal Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung dan istri DDP yg berinisial KYA (25) serta AEF, 25 (warga binaan Lapas II B Tulungagung) asal Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko, mengatakan, terbongkarnya kasus ini, berawal anggota Satresnarkoba mendapatkan informasi dari pihak Lapas bahwa ada salah satu pengunjung yang menjenguk warga binaan dengan membawa barang bawaan yang mencurigakan diduga Narkoba.

“Mendapat informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung, AKP Didik Riyanto, bersama anggotanya langsung menuju ke Lapas kelas II- B Kabupaten. Tulungagung”, kata  Kasi Humas.

Sesampainya di Lapas, anggota Satresnarkoba bersama petugas lapas melakukan pengecekan barang yang dicurigai dan setelah diperiksa, barang yang dicurigai tersebut benar merupakan paket narkoba jenis sabu, sambung Iptu Nenny.

Selanjutnya DDP dilakukan interogasi awal dan mengaku bahwa barang tersebut akan di serahkan kepada penghuni lapas kelas II B.

“Rencananya, sabu tersebut akan dikirimkan kepada penghuni Lapas berinisial ENC alias SUR dan AEF,” atas permintaan kedua warga binaan tersebut, terang Nenny.

Setelah melakukan interograsi terhadap DDP, petugas mengenmbangkan perkara tersebut dengan melakukan pengecekan sepeda motor yg digunakan oleh DDP yang terparkir di tempat parkir Lapas.

“Sesampainya di parkiran Lapas, benar didapati barang bukti berupa narkoba jenis sabu kurang lebih 10 gram yang disimpan didalam jok sepeda motor,” Ungkap Nenny.

Sabu tersebut, menurut keterangan DDP didapat istrinya yg diambil dari seseorang yang tidak dikenal saat pertemuan di jalan raya masuk kecamatan Sumbergempol.

Selanjutnya anggota Satresnarkoba langsung mengamankan istri DDP yg berinisial KYA dirumahnya dan kemudian keempat pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung guna dilakukan proses lebih lanjut.

Dalam penangkapan terhadap keempat pelaku tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Tulungagung berhasil mengamankan barang bukti puluhan gram sabu dan barang bukti lainnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, yakni, 33 poket sabu dengan berat 46,36 gram, 2 buah kartu simcard dalam plastik klip, 8 buah pipet kaca, 1 plastik klip berisi pil double L yang hancur, sebuah botol sabun, sebuah botol sampo, potongan lakban warna coklat beserta potongan tisue, potongan lakban warna hitam, 2 bungkus kacang, 1 bungkus roti, sebuah tas kresek warna putih 1 lembar surat ijin kunjungan beserta 1 lembar foto copy KTP an. DDP, 4 buah HP, uang tunai sebesar Rp. 300.000 dan 1 unit sepeda motor dengan Nopol AG 6460 QC.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya keempat pelaku dilakukan penyidikan dan penahanan dirumah tahanan Polres Tulungagung dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Iptu Nenny. (Shd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!