Peristiwa

Pria dan Wanita Dibakar Hidup-Hidup di Penjaringan, Karena Exs Suami Cemburu

×

Pria dan Wanita Dibakar Hidup-Hidup di Penjaringan, Karena Exs Suami Cemburu

Sebarkan artikel ini
Suasana pemakaman korban Sobari (40) di Taman Pemakaman Umum (TPU) Basmol Penjaringan Jakarta barat.

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria dan wanita dibakar hidup-hidup saat tengah berjalan di bantaran Kali Pejagalan, di perempatan Jalan Permata dan Jalan Aladin Baru (4/1/2023), bantaran Kali Angke, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu malam. Meski sempat memadamkan api dengan menceburkan diri ke kali, namun pria malang itu tewas.

Korban pembakaran adalah pria bernama Sobar (40) dan wanita Dewi (39). Menurut ayah korban Dewi, pembakaran dua orang ini diduga bermotif cemburu buta. Sedangkan pelaku pembakaran diduga adalah mantan suami korban wanita, yang baru dicerai dua bulan yang lalu, usai menikah sirih selama 17 tahun dan memiliki 3 anak.

“Pelaku diduga mantan suami anak saya, yang tak terima diceraikan. Pelaku ini diduga cemburu terhadap kedua korban ini.” Kata Ayah Dewi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Polisi Febri Isman Jaya menyatakan telah membawa empat orang ke Polsek Penjaringan untuk diperiksa lanjut. “Empat orang dibawa ke Polsek,” katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis. (5/1/2023).

Febri menjelaskan korban disiram bensin lalu dibakar oleh dua orang dan keduanya warga Penjaringan, masing-masing seorang pria berinisial S, 40 tahun (Sobari) dan wanita berinisial D 39 tahun (Dewi). Korban S meninggal dunia karena luka bakar yang dideritanya, sedangkan korban D masih bisa diselamatkan.

Korban perempuan sudah dibawa ke Rumah Sakit Duta Indah untuk menjalani perawatan medis, sedangkan korban S dibawa menggunakan mobil jenazah ke RS Polri Kramat Jati guna kepentingan autopsi.

“Ya sekarang masih menunggu hasil autopsi, apakah memang (meninggal dunia) karena terbakar atau karena tenggelamnya,” kata Febri.

Ia menuturkan sekitar pukul 19.00 WIB, S dan D yang merupakan sepasang teman sedang berjalan di bantaran Kali Angke. Saat itu ada orang tak dikenal menyiramkan bensin dan membakar S, kemudian sedikit mengenai D yang berada di dekatnya.

Dalam kondisi tubuh terbakar, korban S menceburkan diri ke kali (sungai). Kejadian itu membuat warga sekitar panik.

Saat rombongan warga berusaha menyelamatkan D dengan berupaya memadamkan api, pelaku pembakaran melarikan diri.

Febri mengatakan saat ini pelaku pembakaran belum tertangkap dan polisi memeriksa saksi-saksi yang ada untuk pendalaman motif maupun ciri-ciri pelaku pembakaran.

Ia menambahkan diduga pelaku pembakaran adalah teman dekat korban. “Nanti (identitas pelaku) juga akan kami sampaikan karena masih meminta keterangan-keterangan dari saksi, juga korban sendiri yang masih ada di rumah sakit,” Pungkas Febri. (Bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!