Hukrim  

Remaja di Sidoarjo Pura-Pura Temukan Bayi, Padahal Anaknya Hasil Hubungan Gelap

Polisi melakukan olah TKP lokasi yang disebut tempat penemuan bayi. Jumat (8/9/2023)

SIDOARJO, NusantaraPosOnline.Com-Seorang remaja berinisial DN (18) warga Desa Klurak, Kecamatan Candi membuat geger warga setempat. Pasalnya, ia mengaku menemukan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki di pinggiran jalan raya.

Namun, dalam penelusuran polisi, terungkap fakta bahwa DN hanya berbohong dan bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.

Kejadian ini bermula, pada Selasa (5/9/2023) siang, DN pulang ke rumah menemui ibunya dengan membawa tas berisi seorang bayi. Dari pengakuan DN, bayi tersebut ditemukannya di pinggir jalan raya.

Ibu DN yang saat itu mendengar cerita DN lantas panik dan melaporkannya ke perangkat desa dan langsung ditemui oleh Bhabinkamtibmas Desa Klurak. Kabar tersebut kemudian diteruskan ke bidan yang ada di wilayah tersebut dan melanjutkan laporannya ke Polsek Candi.

“Pihak kepolisian dan tim identifikasi juga sempat terjun ke lokasi kemarin sesaat setelah mendapat laporan dari Desa,” ujar Kanit Reskrim Polsek Candi, Iptu Imam Tarmudzi, Jum’at, (08/9/2023).

Setelah melakukan pendalaman, pihak kepolisian merasa ada kejanggalan dan tak temui titik terang pada laporan tersebut. Akhirnya, polisi memanggil DN dan orang tuanya untuk dimintai keterangan.

“Ternyata, itu Ayah si bayi ndak berani bilang ke orang tuanya kalau itu anaknya,” imbuh Imam.

Dari hasil keterangan itulah terungkap bahwa DN telah berbohong dan menyembunyikan fakta bahwa bayi yang dibawanya pulang ke rumah adalah bayinya sendiri hasil hubungan gelap bersama kekasihnya, MP (17).

Tak hanya itu saja, saat ditemukan dan dimintai keterangan, MP juga mengaku, bahwa bayi seberat 2,6 kilogram itu merupakan anaknya. Dari sana diketahui bahwa DN dan MP menjalin hubungan dekat selama hampir dua tahun lamanya.

Keduanya sempat berhubungan badan beberapa kali hingga akhirnya MP mengandung. Bayi tersebut dilahirkan seorang diri oleh MP pada Senin malam (4/9/2023) sekitar pukul 19.00 WIB di kosannya yang berada di Desa Balongdowo.

MP sendiri memang sering berada di kos tersebut. Sedangkan kedua orang tuanya seharian bekerja.

Selepas melahirkan, MP meletakan bayi tersebut di kamar kos kosong sebelah. Setelahnya, pada selasa pagi, MP memanggil pacarnya (DN) untuk meminta agar bayi tersebut dirawat orang tua DN.

Dari hasil insiden tersebut, hingga saat ini, penetapan pelaku masih didalami pihak kepolisian.

“Tidak ada yang ditahan, dia bukan pelaku sebenarnya, dia cuma gak berani ngomong ke orang tuanya,” Terang Imam. ***

Pewarta : Agus W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!