godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Kamis , Agustus 6 2020
Home / Pemerintah / Sejumlah Pekerja Seni Jombang Demo Pendopo, Tuntut New Normal
Demo pekerja seni di Pendopo Kabupaten Jombang. Menuntut pemberlakukan new normal. Senin (20/7/2020)

Sejumlah Pekerja Seni Jombang Demo Pendopo, Tuntut New Normal

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Sejumlah pekerja seni di kabupaten Jombang, mengelar demo dihalaman Pendopo Kabupaten Jombang. Senin pagi (20/7).

Mereka menuntut agar Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab, segera memberlakukan kehidupan kenormalan baru (new normal), dan segera mencabut pembatasan izin keramaian yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak pertengahan Maret.  Agar segala kegiatan yang berkaitan aktifitas seni diberi kebebasan.

Sebanyak 170 mobil pikup dan truk yang dilengkapi dengan peralatan sound sistem hajatan, dan ratusan pendemo yang terdiri dari pekerja seni mulai dari penyanyi, pemusik, pengusaha persewaan sound system, master of ceremony (MC), perias pengantin, hingga pekerja pemasangan tenda hajatan, mendatangi pendopo Kabupaten Jombang.

Demo pekerja seni di Pendopo Kabupaten Jombang. Menuntut pemberlakukan new normal. Senin (20/7/2020)

Koordinator aksi, Muntasir mengatakan, sejak berlangsungnya pandemi Covid-19 sejak Maret lalu hingga saat ini, para pelaku usaha penyewaan sound system, tenda hajatan, pekerja seni dangdut dan tradisional kehilangan pendapatan. Karena berbagai kegiatan masyarakat termasuk hajatan, resepsi pernikahan, dan khitanan, dibatalkan.

“Jadi sejak masa pandemi Covid-19 kami sudah empat bulan menganggur, untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari kami sudah mulai kelimpungan, karena tidak ada pemasukan. Oleh karena itu kami menuntut Pemkab Jombang, segera memberlakukan aturan kehidupan baru atau new normal kepada masyarakat Kabupaten Jombang.” Ujar Muntasir.

Muntasir menambahkan, kami menuntut bupati Jombang, dan aparat keamanan membuka ruang gerak bagi pekerja seni.  Kami ingin hajatan dan acara hiburan kembali diizinkan.

“Kami mendukung pemberlakuan penerapan new normal atau normal baru di tengah pandemi COVID-19. Ketika pekerja seni diijinkan beraktifitas kembali, akan tetap mematuhi protokol kesehatan.” Ujar Muntasir saat menyampaikan aspirasi di depan Pendopo Kabupaten Jombang.

Mendengar suara sound sistem yang begitu ramai dan keras, Bupati Jombang, Hj Munjidah wahab, menemui para pendemo tersebut, para perwakilan pendemo ditemui di ruang Swagata pendopo Kabupaten Jombang.

Demo pekerja seni Jombang. Menuntut pemberlakukan new normal. Senin (20/7/2020)

Menangapi tuntutan tersebut, Bupati Jombang, Munjidah, mengatakan Pemkab Jombang segera mengeluarkan izin keramaian, namun dengan sejumlah syarat ketat.

“Pemerintah kabupaten akan segera melakukan koordinasi dengan Forkopimda untuk membahas petunjuk teknis tentang kegiatan keramaian atau hiburan di tengah pandemi COVID-19. Juknis itu akan disingkronkan dengan Peraturan Bupati nomer 34 tentang pengendalian COVID-19.” kata Bupati Mundjidah usai menemui pendemo di Pendopo Kabupaten setempat.

Menurut Bupati Munjidah, Insya Allah nanti kami buatkan juknis karena di Perbup 34 itu masih secara umum saja. “Kalau juknisnya sudah jadi, nanti mereka kami undang lagi. Kami tarjetkan 1 Agustus 2020 juknis selesai.” Ujarnya.

Usai ditemui Bupati Jombang Munjidah Wahab, para pendemo meninggalkan Pendopo Kabupaten Jombang dengan tertip. Masa mengancam akan kembali menggelar aksi jika pada 1 Agustus, jika peraturan yang di dijanjikan belum terbit.

Setelah mengelar demo dipendopo, masa melanjutkan aksi demo tersebut di Kantor DPRD Jombang. (Ris/Snt)

Check Also

Sekda Lama Terpapar Covid-19, Eksan Gunajati Kembali Menjabat Sekda Jombang Yang Kedua Kali

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang resmi berganti pejabat. Eksan Gunajati kini resmi menduduki kursi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!