godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , Februari 27 2021
Home / Peristiwa / Tuntut Bantuan Banjir Bandarkedungmulyo Dibagikan, Puluhan Warga Nglurug Rumah Pak Modin
Puluhan warga mengambil bantuan logistik, dirumah Modin Desa Bandarkedungmulyo, dan langsung dibagikan kewarga korban banjir. Minggu pagi (14/2)

Tuntut Bantuan Banjir Bandarkedungmulyo Dibagikan, Puluhan Warga Nglurug Rumah Pak Modin

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Puluhan warga korban banjir, didesa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang. Nglurug rumah Modin (Kaur Kesra) Pemerintah desa setempat. Minggu (14/2) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka menuntut agar bantuan logistik yang ditampung dirumah pribadi Modin / Kaur Kesra, bernama Muhaimin, segera dibagikan kepada warga korban terdampak banjir, akibat tanggul sungai jebol.

Sekertaris BPD Desa Bandarkedungmulyo, Cahyani, mengatakan warga mendatangi rumah Modin Desa Bandarkedungmulyo, karena mengetahui ada bantuan logistik untuk korban banjir, yang berasal dari bantuan masyarakat. Ditempatkan dirumah pribadi perangkat desa (Modin Bandarkedungmulyo). Bantuan tersebut jumlahnya banyak.

“Nah hingga hari Minggu (14/2) hari ke 11 bencana Banjir, bantuan yang ditumpuk di rumah Modin, belum dibagikan kewarga. Oleh karena itu hari ini kami puluhan warga mendatangi rumah Modin, menuntut agar bantuan logistik segera dibagikan kewarga, secara adil dan merata.” Kata Cahyani. Minggu (14/2).

Bantuan tersebut tidak diletakan di Posko, atau kantor Kecamatan atau kantor Desa, malah ditampung dirumah pribadi Modin desa Bandarkedungmulyo. Puluhan warga tersebut berhasil bertemu dengan Kaur Kesra Muhaimin. “Setelah kita lakukan musyawarah dengan Modin (Muhaimin) masalahnya sudah klir. Dan bantuan kita ambil dan kita bagikan kewarga terdampak.” Kata Cahyani.

Ditempat yang sama, menurut Mujiono, warga korban Banjir, kami menuntut agar bantuan logistik tersebut dibagikan kewarga secara adil. “Bantuan itu banyak sekali dari komonitas-komonitas, dari pemerintah, tapi mengapa tidak diletakan di Posko, atau kantor desa. Malah diletakan dirumah pak Modin. Oleh karena kami minta bantuan ini segera dibagi rata. Kewarga.” Kata Mujiono. Minggu pagi (14/2).

Terkait hal tersebut Modin Desa Bandarkedungmulyo, Muhaimin, ia menjelaskan, bantuan logistik tersebut diletakan dirumahnya, ia beralasan untuk mengantisipasi agar barang bantuan yang diterima tidak rusak.

“Poskonya itukan ada ditanggul, karena sering kehujanan, takut barang-barang bantuan logistik tersebut rusak kena air. Oleh karena itulah, kita tempatkan dirumah saya. Tujuanya agar tidak rusak. Jadi tidak untuk disimpangkan. Saya pun terbuka, bagi warga yang ingin ambil bantuan tersebut kita persilahkan.” Kata Muhaimin. Minggu (14/2).

Ia menambahkan, bantuan belum disalurkan, karena belum ada tenaga untuk membagikan bantuan kewarga. “Disamping itu bantuan belum disalurkan memang kita sengaja. Bantuan kita kumpulkan dulu, setelah terkumpul baru kita bagikan.

“Bantuan dari masyarakat sengaja kita kumpulkan terlebih dahulu. Setelah terkumpul baru kita bagikan kepada korban banjir, agar pembagianya bisa adil dan merata. Contohnya kalau ada bantuan datang berupa air mineral, dan mie instan, langsung kita bagikan kewarga. Misalnya kemudian datang bantuan bahan makanan (Beras, minyak goreng, dll) lalu langsung dibagikan. Ini akan menyebabkan ketimpangan. Ada yang cuman dapat air meneral, sementara korban lain dapat bahan makan. Jadi ini ada kesalah pahaman saja dengan warga. Tadi sudah saya jelaskan, dan masalanya suda klir.” Kata Muhaimin.

Dan tadi setelah puluhan warga datang mengambil bantuan dan disalurkan kewarga. Saya persilahkan. “Jadi bantuan diletakan dirumah saya bukan untuk disimpangkan.” Imbuhnya.

Untuk diketahui, sejak Kamis (4/2) ada enam desa diwilayah kecamatan Bandarkedungmulyo, mengalami musibah banjir, akibat tanggul sungai jebol. Banjir tersebut merendam rumah warga 6 desa, lahan-lahan pertanian, dan merusak infrastruktur jalan dll, warga terpaksa mengungsi. Dan pada Minggu (14/2) hari ke 11 banjir mulai surut, warga sudah kembali kerumah masing-masing, sedangkan lahan persawahan masih banyak yang terendam air. (Ris/Snt)

Check Also

Proyek Abadi Kementerian PUPR. Terperosok Lubang Jalan, Pemotor Tewas Digilas Mobil

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Ruas jalan nasional Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol, yang menjadi proyek abadi Balai Besar Pelaksana Jalan nasional VIII …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!