godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Januari 17 2021
Home / Daerah / 1,3 Ton Beras Raskin Dibalai Desa Karangasem Ludes Digondol Maling
Ilustrasi maling raskin atau rastra

1,3 Ton Beras Raskin Dibalai Desa Karangasem Ludes Digondol Maling

PEKALONGAN, NusantaraPosOnline.Com- Ironis sekitar 130 karung atau 1,3 ton beras raskin atau rastra yang tersimpan di balai desa Desa Karangasem, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan hilang digondol maling. Rabu (5/9).

Kassubbag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom, ia mengatakan pembobolan Balai desa Karangasem, diketahui pada hari Senin (10/9/2018) pagi sekira pukul 08.15 WIB. Bermula ketika perangkat desa, Muhsin (36) tiba di balai desa. Namun ketika di lokasi mendapati pintu depan kantor balai desa sudah dalam keadaan terbuka.

“Saat masuk dan mengecek ruangan tempat raskin ternyata beras raskin sudah tidak ada. Kemudian Muhsin menghubungi Muntiah selaku kepala desa untuk memberitahukan kejadian tersebut,” Terang Akrom.

Tak lama kemudian Kepala desa datang ke Balai desa. Mengecek dan setelah dihitung ada sekitar 130 karung beras atau seberat 1,3 ton beras raskin hilang. Atas kejadian tersebut pemerintah desa melaporkan ke Mapolsek Talun.

“Anggota yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi untuk memintai keterangan saksi dan olah TKP,” kata dia.

Menurutnya dari hasil olah TKP oleh anggota Indentifikasi, ditemukan pintu utama balai desa kunci slot atas dalam keadaan rusak, sedangkam anak kunci / pintu dalam keadaan terkunci. Kemudian ditemukan ceceran beras raskin di ruangan balai desa.

Untuk beras yang hilang sebanyak 1300 kg /130 karung, dan per sak karung berisi 10 kg beras.

Dari keterangan saksi, beras raskin tiba di Balai desa Karangasem, pada Senin (03/9) sekira pukul 10.00 WIB dengan angkutan truk nopol G 1313 K. Beras raskin tersebut merupakan pengiriman dari gudang Bulog 606 Kandeman Batang.

“Dari keterangan sejumlah saksi sekira pukul 02.30 WIb sewaktu korban melihat TV mendengar suara seperti menurunkan material. Tetapi saksi tidak melihat apa yang terjadi. Karena biasanya material bangunan untuk ruang serba guna, tepatnya belakang balai desa masih proses pengerjaan. Selain itu ada juga salah satu warga yang melihat pada malam kejadian ada mobil box yang di sekitar balai desa,” katanya.

Agar kejadian yang serupa tidak terulang kembali, pihak Kepolisian menghimbau kepada pemerintah desa apabila menerima raskin agar segera dibagikan. Atau paling tidak balai desa dijaga secara bergantian. (jun)

Check Also

Positif Covid-19, Wawali Kota Probolinggo Soufis Subri Meninggal Dunia

PROBOLINGGO, NusantaraPosOnline.Com-Wakil Wali (Wawali) Kota Probolinggo M Soufis Subri meninggal dunia pada Rabu (09/12/2020) sekitar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!