godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Oktober 26 2021
Home / Hukrim / Dipulangkan Belum Bayar SPP, Kasek SD Di NTT Ditikam Sangkur Oleh Walimurid
Kepala SD Inpres Ndora, Desa Ulupulu 1, Adelvina Azi, terluka usai ditikam dengan sangkur oleh orang tua murid. Selasa (8/6/2021).

Dipulangkan Belum Bayar SPP, Kasek SD Di NTT Ditikam Sangkur Oleh Walimurid

NTT, NusantaraPosOonline.Com-Kepala SD Inpres Ndora, Desa Ulupulu 1 Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo, NTT Adelvina Azi, terpaksa harus dilarikan kerumahsakit terdekat, karena ditikam dengan sangkur oleh orang tua murid, Selasa (8/6/2021).

Pelakunya diketahui bernama Didakdus Dame, yang merupakan orang tua dari siswa yang bernama Eusabius Deviceli Laja.

Peristiwa tersebut terjadi, akibat pelaku Didakdus kesal anaknya disuruh pulang, tidak boleh mengikuti ujian kenaikan kelas karena belum melunasi uang sekolah.

Kapolsek Nangaroro Iptu Sudarmin Syafrudin, membenarkan telah terjadi kasus penikaman Kepala SD Inpres Ndora, pelakunya adalah orangtua murid.

“Benar Kepala SD Inpres Ndora, Adelvina Azi ditikam Didakdus, orang tua murid. Pelaku sudah kami amankan dan sementara diperiksa sebagai tersangka. Sementara korban, Adelvina Azi dirawat di Puskesmas Nangaroro ,” kata Iptu Sudarmin. Selasa ( 8/6/2021).

Sudarmin menjelaskan, kasus penikaman ini bermula saat pelaku Didakdus mengetahui anaknya dipulangkan, tidak boleh mengikuti ujian kenaikan kelas. Mendengar laporan dari anaknya, pelaku langsung menuju ke rumah Kepala Desa Emilianus Meze, untuk menyampaikan keluhan tentang anak yang dipulangkan tidak bisa mengikuti ujian kenaikan kelas.

“Nah pada saat itu, pelaku Didakdus melihat senjata tajam jenis sangkur milik Kepala Desa yang digantung di dinding ruang tamu dan langsung mengambil tanpa memberitahu Kepala Desa dan menuju sekolah.” Ujarnya.

Tiba di sekolah Didakdus langsung menanyakan kepada ibu Guru Astin tentang guru siapa yang menyuruh anaknya pulang. Karena tidak mendapat jawaban, pelaku langsung menikam kepala sekolah.

“Setelah menikam Kepala Sekolah,  pelaku Didakdus menyerahkan sangkur tersebut kepada penjaga sekolah Heronimus Wonga, dan menuju ke rumah kepala dusun Kristianus Meze untuk menyampaikan kejadian itu.” Ujar Iptu Sudirman.

Sudarmin menyebutkan, dugaan sementara motif pelaku nekat menikam Kasek SD Inpres Ndora, karena tidak terima anak pelaku disuruh pulang tidak boleh mengikuti ujian kenaikan kelas karena belum melunasi uang sekolah.

“Untuk sementara sesuai pengakuan tersangka Didakdus anaknya disuruh pulang karena belum melunasi uang SPP. Kalau ada motif lain akan kami dalami di penyidikan.” Pungkas nya. (Sp)

Check Also

Korupsi Jalan, KPK Tangkap Wakil Ketua Dewan Direksi PT Wika-Sumindo

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua Dewan Direksi PT. Wika-Sumindo, Petrus Edy Susanto …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!