godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Oktober 16 2019
Home / Hukrim / Dua jaksa Kejati DKI terjaring OTT KPK

Dua jaksa Kejati DKI terjaring OTT KPK

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan operasi tangkap tangan terhadap 5 orang di Jakarta, Jumat (28/6/2019). Dua orang di antaranya berinisial YD dan YSP adalah jaksa di Kejaksaan Tinggi DKI.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengklaim, OTT KPK tersebut adalah kerja sama antara Kejaksaan Agung dengan KPK. Tapi KPK membantah hal tersebut, pihak KPK justru menyebutkan OTT dilakukan tanpa melibatkan pihak Kejaksaan.

Kendati demikian dalam perkembangan saat pemeriksaan, KPK membutuhkan keterangan Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Agus Winoto. Kehadiran Agus di KPK diantar oleh Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Jan S Maringka.

Menurut Komisioner KPK Laode M Syarif, OTT tersebut terkait penanganan kasus pidana umum yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi DKI. Selain dua jaksa yang diamankan KPK, ada dua orang pengacara dan seorang swasta.

Berikut Kronologis :

  • KPK Jumat (28/6/2019) sore hingga larut malam melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 5 orang di Jakarta.
  • Dari lima orang tersebut terdapat dua orang jaksa dan dua pengacara serta seorang swasta.
  • OTT terkait penanganan tindak penipuan yang tengah ditangani Kejaksaan Tinggi DKI.
  • Jaksa Agung HM Prasetyo mengklaim penangkapan tersebut merupakan kolaborasi kejaksaan dengan KPK.
  • KPK menegaskan operasi penindakan ini dilakukan tanpa melibatkan kejaksaan.
  • Dalam perkembangan pemeriksaan, KPK membutuhkan keterangan Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Agus Winoto.
  • Selanjutnya Agus Winoto dihadirkan ke KPK ditemani oleh Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Jan S Maringka.
  • Prasetyo menegaskan pihaknya tak akan kompromi jika ada jaksa yang terlibat dalam dugaan korupsi.
  • KPK hari ini (29/6/2019) akan menetapkan status hukum kelima orang yang terjaring OTT. (bd)

Check Also

Hanya Dituntut 5 Tahun Penjara, Mantan Bos PLN Sofyan Basir Mengaku Dikriminalisasi

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Cuman dituntut 5 tahun penjara, oleh Jaksa penuntut umum (JPU), Mantan Direktur Utama PT …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *