godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Senin , November 23 2020
Home / Pemerintah / Gempur Rokok Ilegal ! Pemkab Jombang Dan Bea Cukai Gelar Sosialisasi Tentang Cukai
Acara sosialisasi tentang ketentuan bidang cukai di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Gempur Rokok Ilegal ! Pemkab Jombang Dan Bea Cukai Gelar Sosialisasi Tentang Cukai

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Kabupaten Jombang, melalui  Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Jombang (Diskominfo) bersinergi dengan Bea Cukai Kediri mengelar acara sosialisasikan tentang ketentuan bidang cukai.

Acara tersebut dilaksanakan di Balai Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Selasa (25/2/2020).

Acara dihadiri oleh Kepala Diskominfo Jombang Budi Winarno dan Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kediri, Adiek Marga Rahardja. Kegiatan tersebut terselenggara dengan menggunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang pemanfaatannya untuk mensosialisasikan ketentuan di bidang cukai dan pemberantasan rokok ilegal.

Dalam kesempatan tersebut Adiek Marga Rahardja. dalam paparnya menyampaikan bahwa, rokok ilegal adalah rokok yang dalam pembuatan dan peredarannya tidak memenuhi ketentuan perundang – undangan dibidang cukai.

“Ciri – ciri rokok ilegal diantaranya adalah rokok yang diedarkan, dijual, atau ditawarkan tidak dilekati pita cukai, rokok yang diproduksi oleh pabrik yang belum memperoleh ijin / NPPBKC dan rokok yang diedarkan dilekati pita cukai, namun pita cukainya palsu, bekas, tidak sesuai peruntukan dan tidak sesuai personifikasi” kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kediri, Adiek Marga Raharja saat sosialisasi cukai di Balai Desa Jarak, Wonosalam – Jombang, Selasa (25/02/2020).

Ia menjelaskan, bahwa rokok yang diedarkan. dijual atau ditawarkan tidak dilekati pita cukai (dikenal dengan istilah rokok polos atau rokok putihan dikenai ancaman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima ) tahun dan pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai.

Lanjut dia, mulai tahun 2019 pengenaan tarif cukai untuk hasil pengolahan tembakau lainnya yang meliputi ekstraks dan essens tembakau, tembakau molasses, tembakau hirup (snufftobacco) atau tembakau kunyah (chewing tobacco) dikenai tarif cukai 57 %.

Gayung bersambut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang Budi Winarno menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pencerahan dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemberantasan rokok ilegal, “peredaran rokok ilegal di Kabupaten Jombang khususnya harus terus dicegah dan dihentikan”.

Lanjut Ia, dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penyampaian informasi terkait dengan ketentuan peraturan perundang – undangan dibidang cukai kepada masyarakat ini, juga diharapkan bisa menjadi sarana komunikasi kepada masyarakat serta memperkuat sinergi baik Bea Cukai Kediri, Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, dan Desa dalam memberantas rokok ilegal agar kebocoran dapat diminimalisir dan tentunya penerimaan negara dari sektor pajak semakin meningkat.

“Prinsip, kami tidak melarang masyarakat untuk tidak boleh merokok, tapi kalau merokok jangan di tempat umum ada tempatnya. tidak apa apa nglinting dewe di rokok  dewe pokoknya tidak di jual, kalau dijual itu namanya melanggar, karena tidak ada pita cukai/pajaknya. Meskipun peredaran rokok illegal saat ini sudah berkurang, namun harus terus dicegah secara terus menerus, karena meskipun kebocoran itu sedikit, lama – lama akan menjadi banyak dan itu akan mengurangi penerimaan negara” kata Budi Winarno.

Ia juga berharap bahwa sosialisasi ini tidak berhenti disini, disampaikan kepada tetangga yang lain agar semua paham, “mari kita cegah rokok illegal untuk penerimaan negara, karena pajak cukai juga akan dikembalikan lagi ke masyarakat”, pungkasnya.

Adapun yang menjadi peserta sosialisasi yaitu para perangkat desa, tokoh masyarakat dan penjual eceran rokok, mereka terlihat antusias dalam mengikuti rangkaian acara sosialisasi tersebut. (Ris/Snt)

Check Also

Kegembiraan Warga Desa Ngumpul, Warnai Pembagian Sertifikat Tanah PTSL

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Ratusan warga Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa timur, tersenyum gembira, setelah mendapatkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!